Berita Jakarta
Pagar Panel Dipasang di Sepanjang Jalan BKB, Cegah Warga Kolong Angke Bermukim Kembali
Pagar Panel Dipasang di Sepanjang Jalan BKB, Cegah Warga Kolong Angke Bermukim Kembali
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Budi Sam Law Malau
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Jajaran Kecamatan Grogol Petamburan bersama pihak Jasa Marga, mulai melakukan pemasangan pagar panel di sepanjang jalan Banjir Kanal Barat (BKB), Jelambar Baru, Jakarta Barat, Selasa (7/1/2025).
Pemasangan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembongkaran kawasan kampung kolong tol Angke, yang sebelumnya ditinggali oleh lebih dari 227 kepala keluarga (KK).
Selain itu, Camat Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Agus Sulaeman, berharap jika pemasangan tersebut dapat mencegah warga kampung kolong kembali dan mendirikan tempat bermukim lagi.
"Hari ini pun secara paralel, Jasa Marga sudah melakukan pemagaran. Tadi bisa lihat ya, sudah dimasang panel sepanjang jalan BKB," kata Agus saat ditemui di kampung kolong tol Angke, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Selasa.
"Ini untuk menutup akses masyarakat kembali ke kolong," imbuhnya.
Kendati demikian, Agus meyakini jika warga kampung kolong sekarang bisa lebih sadar dan tidak akan kembali ke tempat asalnya.
Baca juga: Polsek Tanah Abang Ungkap Identitas Mayat Mr X yang Mengambang di Kali BKB, Cawang Jakarta Timur
Pasalnya, area tersebut kini sudah tidak layak huni dan telah menjadi sarang hewan-hewan liar. Salah satunya ular.
"Sangat berbahaya dan tidak layak, tidak sehat," ujar Agus.
Namun, lanjut dia, apabila warga bersikeras datang kembali, pihaknya akan membuka posko dan menempatkan sejumlah petugas di sekitar kolong tol Angke.
"Posko di depan satu, kemudian posko di kolong tinggi satu. Jadi secara rutin Satpol PP monitor di posko itu," jelas Agus.
Sehingga, Agus berharap tidak ada warga yang ngeyel dan memanfaatkan area tersebut untuk tempat tinggal sementara lagi.
Pasalnya, akan ada revitalisasi kawasan yang dilakukan oleh pemerintah kota (Pemkot) Jakarta Barat, menyusul pembongkaran ini.
"Revitalisasi itu menjadi ranahnya tingkat Walikota. Kami hanya, penanganan, camat itu diberikan tugas untuk membersihkan bangunan, kolong dari bangunan liar dan penghuni liar," jelas Agus.
"Nah sekarang bangunan dan penghunian liar sudah tidak ada. Tentunya nanti akan kami laporkan ke Wali Kota," imbuhnya.
Baca juga: Depresi karena Penyakit Paru Tak Kunjung Sembuh, Seorang Pria Ceburkan Diri ke Kali BKB Palmerah
Adapun total petugas gabungan yang sudah diterjunkan berjumlah 250-300 orang.
| Wa Ode Herlina Apresiasi Jakarta Jadi Kota Teraman Asia Tenggara 2026 |
|
|---|
| Pramono Kumpulkan Wali Kota Se-Jakarta, Siapkan Strategi Atasi Ledakan Ikan Sapu-sapu |
|
|---|
| Pemprov DKI Kaji Pengaktifan Trem di Kawasan Kota Tua |
|
|---|
| Polisi Bantah Tabrak Warga di Tebet, Sebut Korban Terkena Lemparan Batu Saat Tawuran |
|
|---|
| 60 Pohon Tumbang di Jaktim, Penanganan Dikebut hingga Akhir Pekan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Jalan-BKB.jpg)