Jumat, 17 April 2026

Awalnya Program MBG Diragukan, Otto Hasibuan: Kita Lihat Sekarang Berjalan

Otto Hasibuan sebut, awalnya banyak orang meragukan program iMBG tidak bisa dijalankan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Sigit Nugroho
WartaKota/Miftahul Munir
Wakil Mentero Koordinator Bidang Hukum, HAM dan Imigrasi Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, sedang pantau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 174, Senin (6/1/2025) 

Nampak, siswa sangat antusias menyambut program makan siang bergizi.

Mereka antre untuk mengambil satu porsi yang sudah dikemas dalam tempat makan berbahan stainless.

Mereka juga turut sibuk membantu para guru memasuki makanan ke dalam boks dan menggotong ramai-ramai ke dalam kelas.

Sebelum menyantap, mereka duduk rapi di kursi masing-masing, kemudian dilanjutkan berdoa dan menyantap bersama.

BERITA VIDEO: Menu Makan Bergizi Gratis Selama 30 Hari Berbeda Agar Siswa Tak Bosan

"Makanannya enak, aku suka," kata Avika, salah seorang murid kelas 6 SD.

Sebagai informasi, pemerintah memulai program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (6/1/2025).

Program MBG menelan anggaran sebesar Rp 71 triliun dari APBN 2025.

Itu menjadi program pertama dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Program ini dirancang untuk memberikan asupan bergizi kepada ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta peserta didik di seluruh jenjang pendidikan.

Mulai prasekolah, pendidikan dasar hingga pendidikan menengah, baik umum, kejuruan, maupun keagamaan. (m27)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Halaman 3/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved