Otomotif
Dibekali Magazine Battery 2.0 dan Fitur V2L, Molis AION Y Plus Bisa Isi Daya Perangkat Elektronik
Mobil listrik AION Y Plus dibekali teknologi Magazine Battery 2.0 dan fitur V2L (Vehicle-to-Load) untuk mengisi perangkat berbagai elektronik.
Penulis: Mochammad Dipa | Editor: Mochamad Dipa Anggara
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - AION Y Plus, salah satu mobil listrik (molis) yang menarik perhatian pasar, hadir dengan teknologi baterai mutakhir.
Mobil ini menggunakan baterai jenis Lithium Iron Phosphate (LFP) yang dikenal lebih aman dibandingkan jenis baterai lithium lainnya.
Keamanan ini semakin ditingkatkan dengan adanya teknologi Magazine Battery 2.0 yang tersemat pada AION Y Plus.
GAC AION selaku produsen mobil listrik asal China yang mengembangkan teknologi Magazine Battery telah melakukan serangkaian pengujian untuk memastikan baterai aman dari segala kondisi.
Baterai dengan teknologi tersebut telah diuji pada suhu ekstrem 1.400 derajat Celcius untuk mengetahui kemampuannya dalam meredam panas. Tak cuma itu saja, bahkan pihaknya juga melakukan uji tembak.
“Magazine Battery ini telah memalui uji tembak. Artinya dengan melalui uji tembak lubang yang dihasilkan tujuh sampai delapan kali lebih besar dan kecepatan tembus dari peluru 980 ribu kali lebih cepat daripada pengujian menggunakan middle test,” ungkap Andry Ciu, Chief Executive Officer (CEO) GAC AION Indonesia, dalam keterangan resmi, Kamis (2/1/2025).
Ditenagai dengan teknologi Magazine Battery 2.0 yang canggih dan mesin bertenaga 100 kW, AION Y Plus menawarkan performa yang tangguh dan telah teruji keamanannya.
Kendaraan ini juga mampu menempuh jarak antara 410 km hingga 490 km dalam sekali pengisian.
"Hal ini dapat memberikan kebebasan bagi penggunanya untuk menjelajahi lebih banyak tempat tanpa khawatir kehabisan daya," tambah Andry.
Selain itu, dengan torsi 224 Nm, AION Y Plus memberikan akselerasi yang responsif, menjadikannya kendaraan yang ideal untuk perjalanan jarak jauh.
Proses pengisian baterainya juga dirancang untuk kemudahan dan kecepatan, memastikan AION Y Plus selalu siap untuk melanjutkan perjalanan petualangan para pengguna.
Proses pengisian baterai AION Y Plus dirancang untuk kemudahan dan kecepatan. Dengan pengisian daya yang efisien memungkinkan pengisian dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu 45 menit.
Pengguna AION Y Plus juga dapat mengisi daya menggunakan konektor CCS2 atau yang dikenal sebagai CCS Type 2 (Combined Charging System), yakni standar pengisian daya kendaraan listrik yang menggabungkan konektor AC dan DC dalam satu soket.
Dengan menggunakan konektor ini, kendaraan listrik dapat mengisi daya dengan lebih cepat dan efisien.
Selain untuk berkendara, sistem kelistrikan AION Y Plus juga dirancang untuk mendukung berbagai aktivitas selain berkendara.
| Isuzu ELF Refrigerator Hadir di GIICOMVEC 2026, Punya Kapasitas Box Capai 23,9 Meter Kubik |
|
|---|
| Mitsubishi Fuso Tampilkan 5 Truk di GIICOMVEC 2026 dan Layanan Mendukung Efisiensi Bisnis Konsumen |
|
|---|
| Changan Deepal S05 REEV Debut di Indonesia, Jawab Kekhawatiran Jarak Tempuh Mobil Listrik |
|
|---|
| Debut di Indonesia, Farizon Bawa Super Van Kapasitas 16 Penumpang dan Cargo Van Listrik V8E |
|
|---|
| Kuasai Segmen Kendaraan Komersial, Penjualan Daihatsu Gran Max Tembus 900 Ribu Unit hingga 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Tampilan-mobil-listrik-AION-Y-Plus-3.jpg)