Rabu, 22 April 2026

Berita Nasional

Wacana Libur Panjang Sekolah Selama Ramadan, Menteri Agama Berharap Kualitas Ibadah Lebih Baik

Menurut Nasaruddin, kebijakan semacam ini sebenarnya sudah diterapkan di pondok pesantren yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

istimewa
Menteri Agama Nasaruddin Umar menanggapi wacara libur panjang sekolah selama bulan Ramadan 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menteri Agama KH Nasaruddin Umar menanggapi wacana libur sebulan bagi anak sekolah selama bulan Ramadan

Menurut Nasaruddin, kebijakan semacam ini sebenarnya sudah diterapkan di pondok pesantren yang berada di bawah naungan Kementerian Agama.

"Kebiasaan ini sebetulnya sudah warga Kementerian Agama khususnya di Pondok Pesantren itu libur,” ungkap Nasaruddin kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, pada Senin (30/12/2024).

Nasaruddin menambahkan, untuk sekolah-sekolah selain madrasah dan pesantren, saat ini sedang didiskusikan terkait kemungkinan libur sebulan penuh selama bulan Ramadan

Nasaruddin menyatakan bahwa keputusan terkait hal ini masih dalam pembahasan dan akan diumumkan pada waktunya.

Walaupun ada wacana mengenai libur panjang selama Ramadan, Nasaruddin menekankan bahwa hal yang lebih penting adalah kualitas ibadah yang dijalankan selama bulan suci tersebut.

“Yang jelas bahwa libur atau tidak libur, sama-sama kita berharap berkualitas ibadahnya. Bagi saya, itu yang paling penting,” katanya.

Ia berharap agar umat Islam dapat memanfaatkan Ramadan sebagai momentum untuk beribadah dengan konsentrasi penuh, sehingga bisa lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal ini juga mengajak masyarakat untuk saling menghargai, baik umat Islam yang menjalankan ibadah puasa maupun mereka yang tidak.

Baca juga: Jangan Ketinggalan, Ada Pesta Kembang Api dan beragam Acara Perayaan Tahun Baru di Depok Open Space 

Menurutnya, bulan Ramadan adalah waktu yang sangat istimewa untuk memperbanyak amalan sosial dan ibadah.

 Ia menekankan pentingnya mendidik anak-anak untuk lebih fokus dalam kegiatan keagamaan, seperti mengaji, menghafal Al-Qur’an, dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Rencana mengenai kebijakan libur sekolah selama Ramadan masih terus dikembangkan.

Bagi Nasaruddin, kualitas pendidikan dan ibadah bagi siswa di bawah Kementerian Agama menjadi fokus utama. 

Ia berharap bahwa melalui kebijakan ini, para siswa dapat lebih mengoptimalkan waktu mereka untuk belajar agama dan beribadah, serta mempererat hubungan dengan keluarga selama bulan Ramadan.

Di sisi lain, Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai libur nasional dan cuti bersama telah ditetapkan pada 14 Oktober 2024.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved