Kamis, 7 Mei 2026

BREAKING NEWS: Sidang Etik 18 Polisi Diduga Peras Penonton DWP Asal Malaysia Digelar Hari Ini

Polri memulai sidang etik terhadap 18 anggota polisi diduga memeras penonton Djakarta Warehouse Project asal Malaysia, Selasa (31/12/2024)

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
polri.go.id
18 polisi diduga lakukan pemerasan terhadap penonton Malaysia di acara Djakarta Warehouse Project akan disidangkan Selasa (31/12/2024) 

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU - Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri memulai sidang etik terhadap 18 anggota polisi yang diduga memeras penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) asal Malaysia, Selasa (31/12/2024) hari ini.

Hal ini dibenarkan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, saat dikonfirmasi.

"Iya, benar. Sesuai pada komitmen pimpinan Polri melalui Div Propam Polri yang sudah disampaikan telah menindak tegas dan hari ini mulai disidang etik," ucapnya.

Trunoyudo menuturkan, sidang etik tersebut dipantau pihak eksternal yakni Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas).

"Secara simultan serta berkesinambungan, berproses, sidang etik dipantau oleh Kompolnas," kata jenderal bintang satu itu.

Baca juga: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Mutasi 734 Personel Jelang Tahun Baru 2025, Berikut Daftarnya

Sebelumnya, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memastikan sidang etik terhadap 18 polisi terkait kasus dugaan pemerasan penonton Djakarta Warehouse Project (DWP) asal Malaysia bakal digelar pekan ini.

"Komitmen Pimpinan dan Div Propam akan menindak tegas dan minggu ini akan dilakukan sidang etik," ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangannya, Senin (30/12/2024).

Meski begitu, belum diketahui tanggal pasti perihal sidang etik yang bakal digelar pada pekan ini.

Trunoyudo hanya menyebutkan, Polri memastikan sidang etik tersebut transparan dan akuntabel.

"Semuanya masih berproses secara berkesinambungan dan transparan bersama eksternal dari Kompolnas, sebagaimana sudah pernah disampaikan," kata dia.

Lebih lanjut, ia mengatakan Mabes Polri pun secara progresif aktif dalam penanganan kasus itu yang dibuktikan dengan pembentukan desk melalui Atase Kepolisian (Polri) di Malaysia.

"Serta secara progresif dengan pembentukan desk melalui Atase Kepolisian (Polri) pada negara Malaysia," ucap jenderal bintang satu tersebut. (m31)

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved