BPJS Kesehatan
Nurmariyani Sebut Program JKN Buat Akses Pelayanan Kesehatan Jadi Mudah
Nurmariyani merasa kehadiran BPJS Kesehatan bukan hanya sekedar program jaminan kesehatan, tetapi solusi yang memberikan rasa aman.
WARTAKOTALIVE.COM, BOJONG GEDE - Nurmariyani (55), seorang ibu rumah tangga yang tinggal di Desa Pabuaran Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, menganggap bahwa kehadiran BPJS Kesehatan bukan hanya sekedar program jaminan kesehatan, tetapi juga sebuah solusi yang memberikan rasa aman untuk masa depan dalam mengakses pelayanan di fasilitas kesehatan.
“Saya mulai bergabung dengan BPJS Kesehatan beberapa tahun lalu dan sejak itu, saya merasa lebih tenang. Dengan iuran yang cukup terjangkau, saya mendapatkan akses layanan kesehatan yang baik, terutama saat membutuhkan pengobatan atau pemeriksaan rutin,” ungkap Nurmariyani dikutip dalam keterangan resmi BPJS Kesehatan, Senin (23/12/2024).
Sebagai ibu rumah tangga, ia mengelola pengeluaran keluarga dengan cermat, sehingga program ini dirasa sangat membantu. Pilihan kelas 2 dipilihnya karena memberikan kenyamanan lebih tanpa membebani anggaran keluarga.
“Saya merasa kelas 2 sudah cukup memadai. Saat harus dirawat atau memeriksakan diri, pelayanan yang saya terima sangat baik,” tambah Nurmariyani.
Nurmariyani mengapresiasi pelayanan di berbagai fasilitas kesehatan mitra BPJS Kesehatan. Menurutnya, proses administrasi di faskes berjalan lancar dan efisien, sehingga ia tidak perlu merasa khawatir saat memerlukan layanan kesehatan.
“Setiap kali saya ke klinik atau rumah sakit, semuanya berjalan dengan lancar. Staf medisnya ramah dan sangat membantu,” katanya.
Selain itu, Nurmariyani merasa sangat terbantu dengan adanya Aplikasi Mobile JKN.
Dengan aplikasi ini, ia dapat mengakses berbagai informasi terkait keanggotaan BPJS Kesehatan dan mengelola kebutuhannya tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS.
“Aplikasi Mobile JKN ini benar-benar praktis. Saya bisa mengecek status keanggotaan, melihat informasi tagihan, bahkan mengubah faskes jika diperlukan.
Semuanya bisa dilakukan di rumah, jadi tidak perlu buang waktu di perjalanan,” jelasnya.
Nurmariyani menambahkan, bahwa fitur dalam aplikasi ini sangat mudah digunakan, bahkan untuk orang-orang seusianya.
Dengan bantuan Mobile JKN, ia merasa lebih mandiri dalam mengurus keperluan administrasi BPJS Kesehatan.
Menurutnya, Program JKN tidak hanya memberikan layanan kesehatan yang berkualitas, tetapi juga mendukung inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Hal ini memberikan nilai tambah bagi peserta, terutama ibu rumah tangga yang kesehariannya mengurus rumah.
Ia berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan layanan dan menjangkau lebih banyak masyarakat. Nurmariyani juga mengajak warga lainnya untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.
“Jangan ragu buat memakai BPJS Kesehatan. Program ini benar-benar membantu, apalagi untuk menghadapi biaya kesehatan yang tidak terduga. Dengan menjadi peserta, kita tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga keluarga,” ujarnya.
| Pasien Hemodialisa Akui BPJS Kesehatan Bantu Jalani Pengobatan Tanpa Beban Biaya |
|
|---|
| Pasien BPJS Kesehatan Akui Pelayanan Baik Saat Jalani Hemodialisa |
|
|---|
| Mudik Lebaran 2026, Peserta JKN Tetap Bisa Akses Layanan Kesehatan di Luar Domisili |
|
|---|
| Antonius Merasa Tenang Jalani Terapi Hemodialisa Berkat BPJS Kesehatan di RS St. Carolus |
|
|---|
| Pemerintah Terancam Pidana! Buntut Penonaktifan 11 Juta Peserta PBI-JK BPJS, Tigor: Bisa Dipenjara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Nurmariyani-peserta-BPJS-Kesehatan.jpg)