Jumat, 10 April 2026

Honda DBL with Kopi Good Day 2024

Dua Anak, Dua Final, dan Dedikasi Seorang Ibu untuk Ryan dan Reyhan Emmanuel

Momen kedua Rinawaty Chairuddin, ibunda dari Reyhan Emmanuel Suwanta dan Ryan Emmanuel Suwanta menyaksikan anaknya berlaga di final DBL Jakarta.

dok. DBL Indonesia
Rinawaty Chairuddin (kanan) saat mendampingi Reyhan Emmanuel pada Final DBL Jakarta 2024 di Indonesia Arena, Jumat (6/12/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - SMA Bukit Sion Jakarta (Buksi) kembali mengukir sejarah di ajang final Honda DBL with Kopi Good Day 2024 Jakarta, yang berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, Jumat (6/12/2024). 

Dengan kemenangan tipis 51-48 atas SMA Jubilee Jakarta, Buksi merebut gelar juara keenam mereka di kompetisi basket pelajar terbesar di Indonesia.

Namun, kemenangan ini tidak hanya dirayakan oleh tim dan pelatih, tetapi juga oleh orang tua pemain yang setia mendukung dari tribun.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian adalah Rinawaty Chairuddin, ibu dari Reyhan Emmanuel Suwanta, pemain muda Buksi.

Rinawaty terlihat langsung memeluk Reyhan penuh haru setelah kemenangan diraih. Ia mengungkapkan bahwa sepanjang pertandingan, dirinya tak henti-hentinya berdoa untuk anak bungsunya dan timnya agar bisa membawa pulang trofi juara.

Bagi Rinawaty, momen ini membawa kenangan tersendiri. Ini adalah kali kedua ia menyaksikan salah satu anaknya bermain di final DBL Jakarta di Indonesia Arena.

Pada musim sebelumnya, ia juga mendampingi Ryan Emmanuel Suwanta, kakak Reyhan, yang turut bermain untuk Buksi.

Meski saat itu Buksi harus menyerah dari Jubilee, kali ini Rinawaty akhirnya bisa merasakan kebahagiaan penuh setelah tim anak bungsunya berhasil menuntaskan revans.

“Dua musim ini penuh pengalaman yang berbeda. Tahun lalu, rasanya berat sekali melihat Buksi kalah. Tapi sekarang, saya benar-benar bersyukur karena akhirnya Reyhan dan tim bisa juara,” tutur Rinawaty dengan mata berbinar.

Rinawaty bercerita bahwa kecintaan Reyhan terhadap basket telah terlihat sejak ia duduk di kelas 1 SD.

Sebagai seorang ibu yang juga memiliki latar belakang basket aktif bermain hingga masa kuliah, Rinawaty melihat potensi besar pada anaknya.

“Awalnya saya hanya ingin anak-anak punya kegiatan positif, jadi saya kasih bola basket. Tapi ternyata Reyhan punya bakat, dan saya mendukung penuh,” katanya.

Perjalanan Reyhan hingga bergabung dengan Buksi dimulai ketika pelatih Jap Ricky Lesmana melihat potensinya saat bermain untuk klub.

Dengan rekomendasi sang pelatih, Reyhan akhirnya masuk ke Buksi, mengikuti jejak kakaknya.

Rinawaty pun tidak ragu mendukung keputusan tersebut, terlebih ia percaya bahwa lingkungan Buksi akan membantu perkembangan anak-anaknya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved