Berita Video
VIDEO PANAS! Kubu Ridwan Kamil-Suswono Bakal Laporkan KPU ke DKPP, Ini Alasannya
Tim Ridwan Kamil-Suswono melaporkan KPU ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum . Pelaporan itu atas dugaan ketidakprofesionalan.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Fredderix Luttex
WARTAKOTALIVE.COM JAKARTA — Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai tak profesional menjalankan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) di Pilkada Jakarta 2024.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), Basri Baco saat menggelar konferensi pers di Kantor DPD Golkar di kawasan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2024).
Pihaknya, kata Baco, bakal melaporkan KPU ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP). Pelaporan itu atas dugaan ketidakprofesionalan.
"Hari ini Insya Allah atau paling lambat besok kami akan melaporkan ke DKPP mengenai tidak profesionalitasnya KPU dalam menjalankan tupoksinya dalam Pilkada," jelas Basri Baco.
Ketidakprofesionalan KPU yang paling disorot yakni pengelolaan atau pendistribusian formulir C6. Dampaknya, banyak warga Jakarta yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
Hal itu pun disebut menjadi salah satu penyebab rendahnya pratisipasi masyarakat dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta.
Baca juga: VIDEO Potret Harmonis Keluarga yang Tewas Dibunuh Anak Kandung di Lebak Bulus
Diketahui, berdasarkan data survei Charta Politika, pilkada Jakarta hanya diikuti oleh 58 persen daftar pemilih tetap. Artinya ada 42 persen pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya atau golput.
Diketahui sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengevaluasi capaian tingkat partisipasi pemilih di Pilkada 2024 yang diduga lebih rendah dibandingkan pemilihan umum presiden dan wakil presiden (Pilpres) serta Pemilu Legislatif (Pileg) 2024.
"Menurut pemantauan kami, alur pemilih di TPS (tempat pemungutan suara) agak renggang. Tapi, kami belum tahu angka pastinya berapa tingkat partisipasi. Tapi untuk pilkada, memang biasanya cenderung lebih rendah dari pilpres," kata Ketua KPU DKI Wahyu Dinata dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (28/11).
Wahyu mengatakan KPU di beberapa provinsi lain juga menemukan hal serupa yakni tingkat partisipasi pemilih yang tidak terlalu bagus.
Dia mengatakan, melalui evaluasi nantinya akan diketahui penyebab rendahnya tingkat partisipasi pemilih. Bisa jadi, karena program-program sosialisasi KPU DKI yang kurang baik diterima masyarakat, atau memang ada kondisi tertentu. Evaluasi juga dilakukan dalam rangka mencapai perbaikan untuk ke depannya.(m27)
Tim pemenangan Ridwan Kamil-Suswono
Ridwan Kamil-Suswono (RIDO)
Ridwan Kamil-Suswono
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)
DKPP
Komisi Pemilihan Umum (KPU)
KPU
| VIDEO Doktif Sebut Penetapan Richard Lee Jadi Tersangka Memakan Waktu Lebih dari Setahun |
|
|---|
| VIDEO Masih Buron, Ini Tampang Ketua PP Tangsel dalam Kasus Kekerasan di RSU |
|
|---|
| VIDEO Zulhas Sampaikan Duka Cita Meninggalnya Ibrahim Suami Najwa Shihab |
|
|---|
| VIDEO Sikap Romantis Ibrahim Sjarief yang Buat Najwa Shihab Bucin |
|
|---|
| VIDEO Ibrahim Sjarief Assegaf, Sosok Pendamping Setia Najwa Shihab dalam Hidup dan Karier |
|
|---|