Berita Jakarta
Disdik DKI Akan Segera Cairkan Bantuan Sosial KJP Plus dan KJMU
Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri RI Nomor 800.1.12.4/5814/SJ tentang Penundaan Penyaluran Bantuan Sosial.
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Feryanto Hadi
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir
WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - Dinas Pendidikan DKI akan segera mencairkan bantuan pendidikan melalui Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) tahap II tahun 2024.
Namun, Dinas Pendidikan DKI masih dalam proses kesesuaian data penerima bantuan sosial KJP dan KJMU agar penyalurannya tepat sasaran.
Berdasarkan Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri RI Nomor 800.1.12.4/5814/SJ tentang Penundaan Penyaluran Bantuan Sosial.
Disdik Provinsi DKI menunda penyaluran bansos yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hingga hari pemungutan suara pada 27 November 2024 selesai dilakukan.
Baca juga: Sah! DPRD dan Pemprov DKI Sepakati Alokasi Sekolah Gratis dan KJP Rp 2,3 Triliun
Kepala Disdik Provinsi DKI Jakarta Purwosusilo menegatakan, hal itu dilakukan untuk meminimalkan potensi penyalahgunaan bantuan sosial sebagai alat politik.
Ia pun meminta maaf kepada para orangtua dan mahasiswa atas penundaan penyaluran KJP dan KJMU.
”Namun kami pastikan anggaran bantuan sosial ini nanti dapat diterima masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran,” kata Purwosusilo melalui keterangana tertulis, Jumat (29/11/2024).
Purwosusilo berharap, KJP Plus dan KJMU yang disalurkan oleh Dinas Pendidikan bisa digunakan untuk meningkatkan mutu para pelajar di Jakarta karena yang menerika berasal dari keluarga tidak mampu.
Sehingga warga Jakarta mendapatkan pendidikan berkualitas untuk membangun Generasi Emas 2045.
Informasi mengenai bantuan sosial biaya pendidikan dapat dipantau melalui situs dan media sosial resmi Disdik Provinsi DKI Jakarta yaitu @disdikdki atau Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P40P) Disdik Provinsi DKI Jakarta yaitu @upt.p40p.
Legislator Minta Penerimaan KJP Plus Dievaluasi
DPRD Provinsi DKI Jakarta memastikan Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) tetap dilanjutkan saat program sekolah gratis untuk negeri maupun swasta pada Juli 2025.
Pimpinan DPRD DKI Jakarta menyampaikan, sistem penerimaan KJP harus dievaluasi agar penerima manfaat tepat sasaran.
"KJP tidak dihapus, hanya saja kami evaluasi. Supaya kasuistik yang terjadi selama ini terjadi lagi di kemudian hari," kata Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rany Mauliani pada Jumat (15/11/2024).
Rany mengatakan, evaluasi terhadap KJP terkait rencana Program Tambahan Biaya Sekolah (TBS) yang sudah ditetapkan bersama Dinas Pendidikan, yakni sebesar Rp 1,5 triliun.
TBS diperuntukan sebagai penunjang kebutuhan biaya siswa sekolah, seperti bantuan seragam sekolah, sepatu, topi sekolah, dan peralatan sekolah lainnya.
Selama ini, kata Rany, penerima KJP yang sudah berjalan banyak disalahgunakan oleh segelintir oknum orangtua siswa.
Bahkan, banyak siswa penerima manfaat juga yang terlibat kasus tawuran hingga perundungan di sekolah.
"KJP sebenarnya haknya ada di murid yang bisa dimanfaatkan oleh keluarga. Jangan sampai jadi salah keluarga yang memanfaatkan hak anak murid," ucap Sekretaris DPD Partai Gerindra DKI Jakarta ini.
Nantinya, sekolah gratis masih akan dikaji supaya menuai hasil yang lebih baik.
Pemprov DKI, menurut Rany, perlu menyiapkan kajian dan klasifikasi secara rinci terkait pelaksanaan Program Sekolah Swasta Gratis.
Terlebih lagi, tidak semua sekolah swasta bekerjasama dengan Pemprov DKI. Bagi sekolah swasta perlu dilakukan pendalaman lewat komunikasi intensif.
“Karena rata-rata sekolah swasta itu di bawah naungan yayasan. Kalau dibilang mereka rela nggak? Kan belum tentu rela,” tambah Rany.
Ia berharap, Program Sekolah Gratis untuk negeri maupun swasta dapat terealisasi pada Juli 2025. Tujuannya, memutus ketimpangan yang terjadi di tengah Masyarakat.
"Sedikit-sedikit masalah yang memberatkan orang tua bisa terselesaikan. Tapi tidak bisa langsung semuanya gratis. Jadi satu-satu permasalahan kita bereskan," pungkas Rany.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://www.whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
| Penjelasan KLH soal Mantan Kadis LH DKI Tersangka Kasus Longsor Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang |
|
|---|
| KemenHAM DKI Bentuk 7 Kampung Rekonsiliasi dan Perdamaian di Jakarta |
|
|---|
| Pemprov DKI Tindak Tegas Pedagang yang Olah Daging Ikan Sapu-sapu Jadi Makanan |
|
|---|
| Pemkot Jaktim Sosialisasi Kependudukan, Sasar Pendatang Baru |
|
|---|
| Sasar ASN, Bank Jakarta Gelar XPORIA 2026 di Balai Kota Jakarta |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ilustrasi-Mahasiswa-penenrima-KJMU.jpg)