Banjir

Banjir Melanda Tangerang Membuat Mobil Mewah Terjebak dan Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Banjir Melanda Tangerang Membuat Mobil Mewah Terjebak dan Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi

Editor: Joanita Ary
Instagram @kabarbintaro
Banjir Melanda Tangerang Membuat Mobil Mewah Terjebak dan Ratusan Warga Terpaksa Mengungsi 

WARTAKOTALIVECOM, Tangerang Hujan deras yang turun sejak siang hari di sekitaran Tangerang mengakibatkan banjir kembali melanda Kota Tangerang, Banten, akibat luapan dari air kali Ledug yang membuat tanggul jebol sejak Minggu (24/11) sore hari.

Hal ini membuat ratusan warga dari 68 KK di Perumahan Garden City, Kecamatan Periuk, harus mengungsi akibat genangan air setinggi 40 cm hingga hampir 2 meter di beberapa lokasi.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Robiin bersama tim kepolisian telah turun langsung ke lokasi terdampak. Saat ini, 88 KK mengungsi ke pos Balai Warga RW 25, sementara banjir tertinggi tercatat di RW 22.

Dan BMKG memperingatkan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih berpotensi mengguyur Tangerang pada malam hari.

Untuk itu Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan.

BPBD Tangerang telah menerjunkan tim evakuasi yang difokuskan pada warga yang paling parah terdampak banjir.

Hingga kini, upaya penanganan banjir terus dilakukan untuk mengurangi genangan dan memastikan keselamatan warga.

Disisi lain banjir kembali melanda Perumahan Taman Mangu Indah, Jurangmangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Minggu (24/11/2024).

Sejak sore hari air mulai menggenangi rumah-rumah warga serta jalanan disekitaran perumahan.

Hingga hal ini memaksa warga yang tergenang banjir segera menyelamatkan barang-barang berharga mereka.

Bahkan imbas banjir di depan pasar Ceger mobil mewah Mercy terjebak di depan Pasar Ceger.

Sementara itu Satgas TRC BPBD Tangsel, Choky mengatakan, banjir di Perumahan Taman Mangu Indah kembali terjadi akibat perbaikan tanggul yang tak kunjung selesai.

Terlebih hujan deras yang mengguyur wilayah Tangsel pada pukul 14.00 WIB juga menjadi faktor pendukung terjadinya banjir.

Pasalnya, volume air meningkat sehingga membuat pekerja tanggul tidak sempat melakukan pengecoran.

Choky mengatakan, ketinggian banjir di Perumahan Taman Mangu Indah mencapai lebih dari 60 sentimeter (cm).

Dan ini membuat sekitar 400 Kepala Keluarga (KK) terdampak dari banjir.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved