Senin, 27 April 2026

Pilkada Jawa Tengah

Aliansi Mahasiswa Kudus Melawan, Siap Laporkan Jika Terjadi Kecurangan Pilkada

Jawa Tengah disebut menjadi wilayah strategis dengan potensi intervensi besar, terlebih beberapa kandidat memiliki latar belakang aparat keamanan. 

Editor: Ahmad Sabran
HO
Aliansi Mahasiswa Kabupaten Kudus 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA-  Dugaan intervensi aparat dalam Pilkada 2024 Jawa Tengah memicu gerakan serius dari Aliansi Mahasiswa Kabupaten Kudus

Langkah ini muncul setelah adanya liputan investigasi di Tempo bertajuk 'Tangan Polisi di Pilkada', mengungkap berbagai dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam sejumlah kontestasi politik di Indonesia.

Mereka resmi mendeklarasikan komitmen mengawal demokrasi dalam acara yang digelar di Basecamp Ormada, Jalan Jenderal Sudirman, Desa Dersalam, Kecamatan Jati, Kudus, Jawa Tengah. 

Dipimpin oleh Hendika Mukhoyyar, mahasiswa IAIN Kudus, aliansi ini menegaskan akan memantau ketat potensi pelanggaran, khususnya campur tangan aparat keamanan. 

Baca juga: Kawasan Sudirman-Thamrin Cuma Citra, Ridwan Kamil Ungkap Borok Kota Jakarta: Ada Kekumuhan Ekstrem

Jawa Tengah disebut menjadi wilayah strategis dengan potensi intervensi besar, terlebih beberapa kandidat memiliki latar belakang aparat keamanan. 

"Potensi intervensi lembaga ini dalam Pilkada tidak bisa dianggap remeh. Sebagai mahasiswa, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa demokrasi berjalan dengan jujur dan adil," ujar Hendika kepada wartawan, Minggu (17/11/2024). 

Dia menyatakan, Aliansi Mahasiswa Kudus bertekad menggandeng stakeholder pemilu untuk memastikan Pilkada berjalan tanpa manipulasi. Mereka juga menyerukan kepada masyarakat agar berani melaporkan kecurangan yang terindikasi melibatkan TNI atau Polri.  

Baca juga: Pramono Akan Bikin Warga Jakarta Senang Naik Kendaraan Umum, Ini Caranya

  
Tak sekadar bicara, aliansi ini berjanji akan melaporkan setiap dugaan pelanggaran ke ranah pidana. 

“Kami tidak akan ragu membawa temuan tersebut ke ranah pidana untuk menjaga semangat demokrasi,” tegas Hendika.

Gerakan ini digadang-gadang menjadi simbol kebangkitan mahasiswa dalam mengawal demokrasi yang bersih dan adil. Deklarasi mereka, 

"Dari Kudus, kami siap berkontribusi untuk menjaga semangat demokrasi di Jawa Tengah," pungkas Hendika.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved