Berita Jakarta
Marullah Matali Pastikan Pergantian Sekdaprov Tak Berdampak pada Pembahasan APBD DKI 2025
Pemprov DKI Jakarta mengusulkan APBD 2025 sebesar Rp 91,1 triliun, dan DPRD DKI menargetkan pembahasan anggaran bakal rampung pada 28 November 2024
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Feryanto Hadi
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Pergantian jabatan Sekdaprov DKI Jakarta di tengah pembahasan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2025 dipastikan tidak akan terganggu.
Meskipun Sekdaprov juga ex officio Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi DKI Jakarta.
Sekdaprov DKI Jakarta Marullah Matali menekankan, TAPD bukanlah perorangan tetapi tim yang diisi oleh beberapa pejabat struktural. Kebetulan, lanjut dia, Sekdaprov dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua TAPD Provinsi DKI Jakarta.
"TAPD itu bukan orang, tapi memang tim dan itu ketuanya adalah Sekda. Jadi dia (pembahasan anggaran) sudah jalan," kata Marullah Matali di Balai Kota DKI pada Jumat (8/11/2024) petang.
Meski sebelumnya dia tak masuk dalam struktur TAPD karena mengemban amanah sebagai Deputi Gubernur DKI Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, tapi Marullah mengklaim turut mengikuti proses pembahasan anggaran dengan DPRD DKI Jakarta.
Kata dia, seluruh pejabat struktural di eselon II dan I memiliki kewajiban untuk mencermati dan mengikuti proses penganggaran di DPRD DKI Jakarta.
Baca juga: Breaking News: Sempat Dicopot Heru, Marullah Matali Kembali Diangkat jadi Sekdaprov DKI oleh Teguh
"Jadi meskipun saya bukan berada di TAPD tapi kami wajib, ngikutin dan mencermati banget. Jadi semua yang dibahas di Pemprov dengan DPRD antara TAPD dengan Banggar (Badan Anggaran) DPRD itu semua kami mencermati," jelas Marullah.
Hal itu dikatakan Marullah untuk menanggapi kekhawatiran berbagai pihak soal adanya pergantian Sekdaprov di tengah pembahasan APBD DKI Jakarta tahun 2025.
Diketahui, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan APBD 2025 sebesar Rp 91,1 triliun, dan DPRD DKI menargetkan pembahasan anggaran bakal rampung pada 28 November 2024 mendatang.
"Itu semua kami mencermati ya, dan ini bukan bertumpu pada orang tapi bertumpu pada Tim Anggaran Pemerintah DKI Jakarta. Ya saya kira itu, makasih ya," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, setelah dicopot dari jabatan Sekdaprov DKI Jakarta pada 2022 lalu, Marullah Matali kini kembali menempati kursi tersebut. Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi melantik Marullah sebagai Sekdaprov di Ruang Balai Agung, Kantor Balai Kota DKI, Jakarta Pusat pada Jumat (8/11/2024) petang.
Sementara itu Joko Agus Setyono dirotasi dari jabatan Sekdaprov menjadi Deputi Gubernur DKI Bidang Industri, Perdagangan dan Transportasi. Sedangkan jabatan Deputi Gubernur DKI Bidang Kebudayaan dan Pariwisata yang ditinggal Marullah dibiarkan kosong.
Diketahui, di era Anies sampai Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Marullah mengemban amanah sebagai Sekdaprov DKI. Kemudian pada Jumat (2/12/2022), Heru mencopot Marullah dan menempatkannya sebagai Deputi Gubernur DKI Bidang Budaya dan Pariwisata.
Marullah mengatakan, sebagai aparatur sipil negara (ASN), perubahan jabatan merupakan hal yang biasa, meskipun di tingkat eselon I dan II. Kata dia, rotasi dan mutasi jabatan pasti dirasakan oleh seluruh ASN yang mengemban amanah di tingkat struktural ataupun fungsional.
| Satpol PP Jaksel Sita Ratusan Botol Miras Ilegal di Tebet dan Kebayoran Baru |
|
|---|
| Pengendara Motor Tabrak Petugas PPSU di Pasar Rebo Jakarta Timur, Begini Awal Kejadiannya |
|
|---|
| Parkir Liar di Bahu Jalan, 3 Mobil di Cipinang Melayu Diderek Petugas Sudinhub Jakarta Timur |
|
|---|
| Imbas Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo, LRT Jabodebek Jadi Transportasi Alternatif Warga Bekasi |
|
|---|
| Kejari Jakbar Pulihkan Aset PLN Senilai Rp380 Miliar di Jalan Daan Mogot |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/marullah-matali-1.jpg)