Rabu, 6 Mei 2026

Penemuan Mayat

Tukang Jagal Mengaku Pernah Nikahi Siri Sinta yang Akhirnya Dibunuh dan Dimutilasi

Motif pembunuhan yang dilakukan Fauzan Fahmi (43) terhadap Sinta Handiyana (40) karena sakit hati

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Dian Anditya Mutiara
istimewa
Fahmi Fauzan tukang jagal yang mutilasi teman wanitanya di Mura Baru, Jakarta Utara mengaku sakit hati 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Motif pembunuhan yang dilakukan Fauzan Fahmi (43) terhadap wanita inisial Sinta Handiyana (40) yang ditemukan tanpa kepala di Muara Baru, Jakarta Utara, akhirnya mulai terungkap.

Fauzan yang juga tukang jagal hewan ini ternyata sakit hati kepada korban karena keluarganya disebut pelacur.

Hal ini diketahui dari unggahan akun Instagram Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, @jatanraspoldametrojaya.

Tampak dalam video, Fauzan mengenakan seragam tahanan oren sembari memberi keterangan di hadapan penyidik.

"Sakit hati, pak. Korban merendahkan istri saya, ibu saya. Korban ucap istri saya pelacur, orang tua saya pelacur," ucap Fauzan, dikutip Minggu (3/11/2024).

Baca juga: Tukang Jagal Akui Mutilasi Sinta, Alasannya Istri dan Orangtuanya Dikatai Pelacur

Ia mengaku pernah menjalin hubungan dengan korban SH, bahkan sampai nikah siri hingga akhirnya kandas.

"Dulu pernah ada dulu, sudah dua tahun yang lalu kami pernah (nikah) sirih," katanya.

"Cuma sudah bubar, sudah lama juga enggak ada hubungan, enggak ada kontak. Pas hari Minggu (27/10/2024), itu ada kontak, dia (korban) butuh ikan," sambung dia.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu menuturkan, korban dan pelaku adalah teman dekat.

Kejadian pembunuhan itu berawal saat korban sedang menemui pelaku di rumah milik pelaku.

Di sanalah, ucapan yang menyakiti hati pelaku keluar dari korban.

"Langsung secara spontan, pelaku langsung mencekik korban dari belakang sampai dengan korban tidak sadarkan diri," kata Rovan.

Pelaku, tambah Rovan, langsung meletakkan korban di gang samping rumahnya.

Pisau pun diambil pelaku yang digunakan untuk menggorok leher korban sampai terpisah dari badan.

Setelah itu, mayat korban dibungkus dengan kardus hingga karung lalu diikat pelaku secara rapi.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved