Jumat, 8 Mei 2026

Pengobatan Keputihan akibat Infeksi Bakteri Bisa Dilakukan dengan Peranan Probiotik

Pengobatan bacterial vaginosis (BV) atau infeksi bakteri bisa dilakukan dengan pemberian antibiotik oleh dokter, dalam dosis dan jangka waktu tertentu

Tayang:
Editor: Junianto Hamonangan
Istimewa
Kolaborasi dilakukan dengan memberikan edukasi kepada bidan terkait peranan probiotik sebagai upaya preventif untuk berbagai penyakit, sehingga peranan bidan bisa lebih luas lagi untuk masyarakat.  

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Keputihan tampaknya sederhana, tapi ternyata dampaknya bisa begitu besar.

Penyebab keputihan patologis utamanya ada tiga, yaitu infeksi bakteri (bacterial vaginosis), infeksi jamur (candidiasis), dan infeksi oleh parasit Trichomonas (trichomoniasis).

Hal ini disebut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen, Dr. dr. Leo Simanjuntak, Sp.OG, dalam diskusi ilmiah di Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Bidan Indonesia (PIT IBI) 2024. 

“Bacterial vaginosis atau BV saat kehamilan masih menjadi persoalan karena meningkatkan risiko abortus, persalinan prematur, dan infeksi di masa nifas,” jelas dr. Leo dalam keterangan, Sabtu (19/10/2024). 

Berdasarkan penelitian dr. Leo, angka keputihan pada ibu hamil di Medan mencapai 44 persen, lebih tinggi dari populasi perempuan pada umumnya yaitu 40,7 % .

Faktor risiko utama terjadinya BV yaitu vaginal douching atau mencuci vagina.

“Secara anatomi, vagina adalah organ reproduksi bagian dalam. Mencuci vagina itu artinya mencuci sampai dalam; ini tidak dianjurkan,” ujar dr. Leo.

Yang harus dicuci bersih itu bagian luar kemaluan atau bibir vagina (labia). “Cuci vagina hanya boleh dalam kondisi tertentu, dan dilakukan oleh tenaga medis,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, vagina adalah self-cleansing organ atau organ yang bisa membersihkan dirinya sendiri.

Baca juga: Ridwan Kamil Belajar Main Lenong dari Haji Bolot dan Malih, Nyablak ala Betawi hingga Baca Pantun

“Di liang vagina banyak bakteri. Dalam kondisi normal, flora vagina 90 % didominasi oleh bakteri bermanfaat yang disebut Lactobacillus. Bila keseimbangan ini terganggu, bakteri anaerob yang bersifat patogen bisa mendominasi, dan terjadilah BV,” papar dr. Leo.

Mengapa BV bisa memicu terjadinya abortus dan persalinan prematur?

“Infeksi akan menimbulkan peradangan. Peradangan inilah yang menyebabkan kontraksi prematur pada rahim, sehingga hasil kehamilan bisa keluar,” terang dr. Leo. 

Disebut abortus bila usia kehamilan <28>28 minggu tapi belum waktunya yaitu usia kehamilan belum mencapai 37 minggu.

Selain itu, infeksi BV juga bisa naik hingga ke organ reproduksi yang lebih dalam dan mengakibatkan terjadinya koriamnionitis ataupun endometritis. 

Koriamnionitis adalah infeksi serius intra-amnion yang terjadi pada rahim, kantung ketuban, bahkan bisa mengenai janin. Adapun endometritis adalah infeksi pada lapisan dinding rahim.

Antenatal Care (ANC) sangat penting untuk mendeteksi BV sejak awal.

“Dengan pemeriksaan rutin, BV bisa ditemukan sedini mungkin, sehingga pengobatan bisa segera dilakukan. Ibu hamil perlu memberitahukan segala keluhan ke bidan atau dokter kandungan,” tegas dr. Leo. 

Baca juga: Ketua PRIDE Jakarta Leonardo Sirait: PRIDE Jakarta Siap Turun Gunung Menangkan Paslon RIDO 

Peranan Probiotik

Pengobatan BV dilakukan dengan pemberian antibiotik oleh dokter, dalam dosis dan jangka waktu tertentu.

“Ini adalah pengobatan lini pertama. Nah, probiotik berperan sebagai terapi suportif,” ujarnya.

Menurut penelitian, angka kekambuhan BV cukup tinggi, mencapai 80 % . Ada penelitian menarik yang dilakukan oleh para peneliti di Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur.

“Penelitian tersebut menemukan, ternyata pemberian probiotik sebagai tambahan dari terapi standar pada pasien BV memberikan manfaat yang sangat baik. Angka kesembuhan lebih tinggi dan angka kekambuhan lebih rendah bila dibandingkan dengan hanya dengan antibiotik,” papar dr. Leo.

Efek sampingnya pun tidak bermakna, setara dengan pengobatan standar (antibiotik saja).

Penelitian yang dilakukan oleh Rongdan Chen, dkk (2002) pun menemukan hasil serupa.

Berdasarkan studi meta-analisis terhadap 14 studi acak terkontrol (Randomized Controlled Study/RCT), probiotik memiliki peranan positif sebagai terapi tambahan dalam pengobatan BV.

Probiotik sendiri adalah mikroorganisme hidup yang ketika dikonsumsi, memberikan manfaat bagi kesehatan.

Ada banyak syarat untuk suatu produk bisa disebut sebagai probiotik.

Antara lain: bisa mencapai usus dalam keadaan hidup, telah dibuktikan melalui penelitian ilmiah aman dan memberikan efek positif terhadap kesehatan, tidak akan berubah sifat menjadi jahat, dan tidak menimbulkan resistansi antibiotik. 

Sementara itu peranan bidan terhadap kesehatan perempuan, ibu, dan anak sangatlah krusial. 

“Bidan adalah ujung tombak pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak terutama di daerah terpencil. Mulai dari masa pra kehamilan, kehamilan, persalinan, hingga pemantauan bayi dan tumbuh kembang anak. Termasuk juga pengentasan stunting,” tutur Ketua Umum IBI, Dr. Ade Jubaedah, SSiT, MM, MKM. 

Ia menekankan pentingnya kolaborasi sinergitas antar berbagai pihak mulai dari Kementrian Kesehatan, BKKBN, organisasi profesi, dan seluruh pemangku kepentingan.

Kolaborasi juga terjalin antara IBI dengan PT Yakult Indonesia Persada dengan edukasi kepada bidan terkait peranan probiotik sebagai upaya preventif untuk berbagai penyakit, sehingga peranan bidan bisa lebih luas lagi untuk masyarakat. 

“Kami memberikan pendekatan dari sisi probiotik untuk ibu hamil dan melahirkan yang lebih sehat,” ucap Antonius Nababan, Direktur PT Yakult Indonesia Persada.

Dalam jangka panjang, Yakult berharap kolaborasi dengan IBI bisa menghasilkan tiga hal: zero stunting, zero mortality, zero waste. 

Edukasi tak hanya ke bidan, tapi juga ke masyarakat secara langsung.

 “Kami berusaha mencegah penumpukan sampah dengan melibatkan sekolah dan ibu rumah tangga, dan nantinya juga bidan. Harapannya, dengan memilah sampah dari rumah, bisa menjadikan sampah sebagai circular economy dan masyarakat pun punya kesadaran,” ucap Anton.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved