Sabtu, 18 April 2026

Berita Jakarta

Ketua DRPD DKI Ingatkan Teguh Setyabudi, Jakarta Perlu Program Atasi Macet hingga Sekolah Gratis

Khoirudin mengingatkan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi, bahwa Jakarta perlu program keberlanjutan.

Wartakotalive/Fitriyandi Al Fajri
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin usai menghadiri pelantikan Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi di Kemendagri, Jumat (18/10/2024) pagi. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mengingatkan kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi, bahwa Jakarta perlu program keberlanjutan.

Program berkesinambungan itu berkaitan dengan ragam masalah yang dihadapi masyarakat langsung.

"Ada masalah macet, banjir dan realisasi pendidikan gratis," ujar Khoirudin usai menghadiri pelantikan Teguh di Kemendagri pada Jumat (10/8/2024) pagi.

Khoirudin mengatakan, program pendidikan gratis di sekolah negeri dan swasta merupakan upaya pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga Jakarta.

Dia berharap, Teguh serius terhadap program pendidikan gratis karena bisa meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Jakarta.

"Masalah pendidikan yang keluhan warga Jakarta semoga aspirasi dari warga Jakarta untuk dapat layanan gratis buat negeri dan swasta dapat segera dilaksanakan," katanya.

Baca juga: Lantik Teguh Setyabudi Sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta, Ini Pesan Tito Karnavian

Khoirudin berharap, Teguh dapat berkolaborasi dengan DPRD DKI Jakarta dalam mengemban tugas melayani masyarakat dan membangun Kota Jakarta.

Apalagi dia merupakan salah satu nama yang diusulkan DPRD DKI Jakarta sebagai Penjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Memberikan bekal yang kuat untuk Pak Teguh melaksanakan tugas ke depan. Saya yakin, DPRD akan siap sinergi," ucap politisi PKS ini.

Dalam momen itu, Khoirudin mengucapkan selamat kepada Teguh dengan amanah tambahannya selain menjadi Dirjen Dukcapil Kemendagri.

Adapun posisi Teguh sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Heru Budi Hartono, yang masa jabatannya telah berakhir sejak 17 Oktober 2024 kemarin.

"Selamat bergabung untuk Pj Gubernur yang baru untuk sama-sama melayani warga Jakarta," imbuhnya.

Selain itu, Khoirudin juga mengapresiasi kinerja Heru Budi Hartono selama dua tahun menjabat Pj Gubernur DKI Jakarta.

Dia berharap, Heru bisa menunaikan jabatan definitifnya dengan baik sebagai Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) RI.

"Selamat atas semua prestasi yang sudah beliau telah torehkan di Jakarta," ucap dia.

Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menambahkan, Teguh Setyabudi merupakan satu dari tiga nama yang diusulkan oleh DPRD DKI Jakarta untuk menjadi Pj Gubernur DKI Jakarta.

 Karena itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Teguh Setyabudi sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta menggantikan Heru Budi Hartono.

Baca juga: Teguh Setyabudi Bakal Dilantik Besok, Gantikan Heru Budi jadi Pj Gubernur DKI Jakarta

Penunjukan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 125/P tahun 2024 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan PJ Gubernur DKI Jakarta.

Apalagi Teguh memiliki segudang pengalaman di bidang pemerintahan saat berkarir di Kemendagri.

"Kami menghargai DPRD DKI Jakarta yang mengusulkan tiga nama di antaranya, nomor satu adalah Dr. Teguh Dirjen Duckcapil," kata Tito.

Diberitakan sebelumnya, Teguh Setyabudi telah resmi dilantik sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta di Kemendagri, Jumat (18/10/2024) pagi. Saat itu, Teguh dilantik Mendagri Tito Karnavian bersama Anwar Harun Damanik sebagai Pj Gubernur Papua Tengah.

Pantauan di lapangan, pengucapan sumpah dan janji mereka dipandu oleh Mendagri Tito Karnavian. Teguh dan Anwar mengenakan pakaian dinas upacara (PDU) sipil.

“Sebelum mengucapkan sumpah atau janji berkenaan dengan pengesahan sebagai Penjabat Gubernur, terlebih dahulu saya akan bertanya. Bersediakah Saudara-Saudara mengucapkan sumpah atau janji menurut agama masing-masing?,” tanya Tito.

Pelantikan Teguh Setyabudi (kiri) sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dan Anwar Harun Damanik (kanan) sebagai Pj Gubernur Papua Tengah di Kemendagri, Jumat (18/10/2024).
Pelantikan Teguh Setyabudi (kiri) sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta dan Anwar Harun Damanik (kanan) sebagai Pj Gubernur Papua Tengah di Kemendagri, Jumat (18/10/2024). (WartaKota/Fitriyandi Al Fajri)

“Bersedia,” ujar Teguh dan Anwar.

“Ikuti kata-kata saya,” timpal Tito.

Dalam proses itu, Tito memandu pengucapan sumpah janji dengan dua agama pertama Islam dan kedua Kristen.

Diketahui, Teguh Setyabudi beragama Islam, sedangkan Anwar beragama Kristen.

“Untuk beragama Islam, ‘Demi Allah saya bersumpah’, untuk yang beragama Kristen ‘Saya berjanji’. Untuk seluruhnya, ‘akan memenuhi kewajiban saya sebagai Penjabat Gubernur dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,” ucap Tito.

Kata Tito, mereka juga harus menjalankan segala Undang-Undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada masyarakat, Bangsa dan Negara.

“Untuk yang beragama Kristen ‘Kiranya Tuhan menolong saya,” imbuh Tito.

Usai mengucapkan sumpah dan janji jabatan, Teguh, Anwar dan Tito meneken Pakta Integritas. Setelah itu Tito memasangkan tanda pangkat dan jabatan Pj Gubernur di pakaian yang dikenakan Teguh dan Anwar.

Tito juga memberikan Keputusan Presiden (Keppres) dari Jokowi soal pengangkatan Teguh dan Anwar sebagai Pj Gubernur. Setelah itu, mereka foto bersama sambil Teguh dan Anwar memamerkan surat Keppres yang diterimanya. (faf)

 

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved