Senin, 4 Mei 2026

Hari Batik Nasional

Tema Hari Batik Nasional 2024 dan Sejarahnya yang Muncul Sejak Zaman Majapahit

Venna Melinda mendaftarkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan, setelah pernikahannya dengan Ferry Irawan digantungkan selama satu tahun

Tayang:
instagram yayasan batik Indonesia
Peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober 2024 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional, berikut ini sejarahnya.

Sejarah hari batik nasional diputuskan ketika Batik diakui dalam sidang ke-4 komite antar-pemerintah tentang Warisan Budaya Tak-Benda yang diselenggarakan UNESCO di Abu Dhabi.

Dalam agenda tersebut, UNESCO mengakui batik, wayang, keris, noken, dan tari saman sebagai Budaya-Tak Benda warisan manusis oleh UNESCO.

Tahun ini, Hari Batik Nasional kembali hadir dengan tema yang spesial.

Mengutip dari akun Instagram Yayasan Batik Indonesia (YBI), tema Hari Batik Nasional 2024 adalah "Bangga Berbatik".

Melalui tema ini, masyarakat didorong untuk mengenakan batik sebagai bentuk apresiasi terhadap para perajin dan pengusaha batik lokal.

Baca juga: Batik Diklaim Sepihak, Speed Kaget Pas Googling: Batik dari Indonesia, Kenapa Bilang dari Malaysia?

Tema "Bangga Berbatik" mengajak masyarakat untuk menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap batik sebagai salah satu warisan budaya Indonesia yang sangat berharga.

Dalam konteks ini, Yayasan Batik Indonesia (YBI) juga menetapkan Batik Tulis Tenun Gedhog Tuban dari Jawa Tengah sebagai ikon Hari Batik Nasional 2024.

Motif burung Phoenix yang khas dari batik ini melambangkan akulturasi budaya antara masyarakat pesisir Tuban dan budaya Tiongkok, menegaskan betapa kayanya warisan budaya kita.

Sejarah Batik 

Sejarah batik di Indonesia harus dirunut sampai ke masa kerajaan. 

Batik jaman dulu menjadi pakaian atau busana khas kerajaan, batik dikenakan hanya oleh keluarga kerajaan atau para pegawai kerajaan.

Kegiatan membatik di luar kerajaan diajarkan oleh para pegawai Keraton yang pulang ke rumahnya yang berada di lingkungan luar keraton.

Dalam sejarah Batik Indonesia, dituliskan sejarah pembatikan di Indonesia, sudah dimulai sejak masa kerajaan Majapahit.

Bukti bahwa kerajaan Majapahit menerapkan teknik pembatikan untuk menciptakan busana terlihat pada sisa-sisa peninggalan batik yang ada di wilayah Mojokerto dan Bonorowo (sekarang Tulungagung) yang merupakan kawasan bekas Kerajaan Majapahit.

Baca juga: Produk Kerajinan Pelaku UMKM Indonesia Ludes Terjual di Jepang, Ada Batik hingga Anyaman

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved