Kinerja Positif Polri Diakui Dunia Internasional
Kinerja positif Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapatkan pengakuan dari dunia internasional.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Kinerja positif Polri di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendapatkan pengakuan dari dunia internasional.
Hal itu berdasarkan riset International Police Science Association (IPSA) berkolaborasi dengan Institute for Economics and Peace (IEP).
Demikian diungkapkan Pendiri Haidar Alwi Institute (HAI), R Haidar Alwi, Selasa (1/10/2024). IPSA adalah sebuah organisasi nirlaba yang didirikan tahun 2013 dan terdaftar di Amerika Serikat.
Sedangkan IEP merupakan lembaga riset, konsultan dan pelatihan yang didirikan tahun 2007 dan berbasis di Australia.
Dalam laporan bertajuk World Internal Security and Police Index (WISPI) 2023, IPSA dan IEP mengukur kemampuan kepolisian suatu negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat maupun keselamatan anggotanya.
"Hasilnya, Polri menempati peringkat ke-63 dari 125 negara dengan skor rata-rata 0,510 atau naik 21 peringkat dibanding sebelumnya di posisi 84 dari 127 negara. Sebuah lompatan signifikan yang diakui dunia internasional," kata Haidar Alwi.
Baca juga: Wakil Ketua Umum MUI Apresiasi Kinerja Polri Tetapkan Tersangka Bentrokan di Bitung Sulawesi Utara
Riset tersebut menggunakan 12 indikator yang dikelompokkan ke dalam 4 domain berbeda.
Pertama, kapasitas, yakni mengevaluasi sumber daya yang dialokasikan masing-masing negara untuk memperkuat aparat keamanan dalam negerinya.
Kedua, proses, yakni menyelidiki efektivitas penggunaan sumber daya.
Ketiga, legitimasi yakni mengukur sentimen publik terhadap aparat keamanan.
Keempat, hasil yakni ,eneliti ancaman yang ada terhadap keamanan dalam negeri pada tahun tertentu.
Untuk keempat domain itu, Polri mendapatkan skor masing-masing 0,380 (kapasitas); 0,130 (proses); 0,580 (legitimasi); dan 0,920 (hasil).
Semakin tinggi skornya, maka akan semakin baik.
Khusus untuk domain hasil dengan skor 0,920 menjadi yang tertinggi ke-tiga di antara 125 negara setelah Norwegia (0,940) dan Singapura (0,960).
Bahkan, lebih tinggi dari Denmark (0,890) dan Finlandia (0,880) yang menempati peringkat 1 dan 2.
"Artinya, gangguan keamanan yang ada saat ini termasuk berisiko rendah dan bukan ancaman serius bagi keamanan dan ketertiban dalam negeri Indonesia," jelas R Haidar Alwi.
Baca juga: Kecewa dengan Kinerja Polri, Korban Penipuan Jual Beli Mobil Online Kirim Surat Terbuka ke Kapolri
Namun, dengan capaian itu, kata dia, Polri tidak boleh berpuas diri.
"Diperlukan perbaikan pada domain kapasitas dan domain proses terkait alokasi dan efektivitas sumber daya yang skornya masih lebih rendah dari dua domain lainnya," imbuh R Haidar Alwi.
Apalagi di sisi lain, kata dia, angka kriminalitas di Indonesia, kawasan Asia Tenggara, Benua Asia maupun dunia menunjukkan peningkatan.
Global Criminalization Crime Index mencatat, Indonesia menempati peringkat ke-21 dalam daftar negara dengan tingkat kriminalitas tertinggi di dunia.
Baca juga: Ketua IPW Tegaskan, Sudah Menjadi Tugasnya Mengkritik Kinerja Polri Agar Sesuai Aturan
Indonesia mendapatkan skor 6,85 poin di tahun 2023 atau naik 0,48 poin dibanding tahun 2022.
Sedangkan tingkat kriminalitas di Asia Tenggara naik 0,37 poin menjadi 5,82 poin.
Sementara tingkat kriminalitas di Asia naik 0,17 poin menjadi 5,47 poin.
Secara global, tingkat kriminalitas naik 0,16 poin menjadi 5,03 poin.
"Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, sinergitas dengan lembaga lain serta melihat terobosan dan perbaikan kinerja yang signifikan, saya optimis Polri mampu mengendalikan gangguan kamtibmas menghadapi tantangan keamanan dalam negeri, kawasan dan global," ujar R Haidar Alwi.
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp: https://whatsapp.com/channel/0029VaYZ6CQFsn0dfcPLvk09
Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google News
| Efektivitas Kinerja Polri Capai 92 Persen, Masuk Tiga Besar Dunia Versi WISPI 2023 |
|
|---|
| Kerja Sama dengan Uni Eropa Tuntas, Posisi Indonesia Semakin Kuat di Dunia Internasional |
|
|---|
| Aktivitas Bongkar Muat Lancar, KSOP Marunda Apresiasi Kinerja Polri Jaga Kondusifitas Pelabuhan |
|
|---|
| Perkuat Kolaborasi dengan Dunia Internasional, UKI Undang Dosen Asal Belanda |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Gedung-Mabes-Polri-9999.jpg)