Rabu, 22 April 2026

Viral Media Sosial

Viral RPH Pegirian Surabaya Eksekusi Sapi dengan Cara Ditembak, Ini Faktanya

Viral RPH Pegirian Surabaya Eksekusi Sapi dengan Cara Ditembak, Ini Tanggapan MUI Soal kehalalan daging Sapi

Editor: Dwi Rizki
Twitter @Boediantar4
Seorang petugas tengah menembakkan captive bolt stunner ke arah kepala sapi di RPH Pegirian Surabaya, Jawa Timur 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Jagat maya dihebohkan dengan video eksekusi sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian, Surabaya, Jawa Timur.

Dalam video yang beredar, terlihat seorang pemuda tengah mengeksekusi sapi.

Pemuda berkaos biru dan bercelana boxer itu terlihat memegang sebuah alat berbentuk silinder.

Alat yang diketahui bernama captive bolt stunner itu kemudian diarahkan ke kepala sapi yang berada di sebelahnya.

Hanya kurang dari satu detik, sapi berukuran besar pun tumbang usai alat itu diledakkan.

Video yang merekam momen penembakan sapi itu pun viral di media sosial.

Satu di antaranya diunggah akun twitter @Boediantar4 pada Rabu (25/9/2024).

Melengkapi videonya, dirinya menuliskan imbauan kepada masyarakat untuk berhati-hati apabila membeli daging sapi dari RPH Pegirian Surabaya.

Alasannya karena daging sapi di RPH Pegirian diduga haram karena proses penyembelihan tidak mengikuti syariat Islam. 

"Hati2 pengkonsumsi daging penyembelihan yang tidak sesuai Syariat Islam. Akibat kurang kontrol dari Pemerintah," tulis akun twitter @Boediantar4 pada Rabu (25/9/2024).

"RPH PEGIRIAN MILIK BUMD SURABAYA jatuhnya Bisa Haram jika dikonsumsi umat Islam karena tdk disembelih sesuai Syariat Islam," tambahnya.

Video tersebut pun ditanggapi banyak masyarakat, khususnya warga Surabaya.

Mereka khawatir dengan kehalalan daging dari daging sapi dari RPH Pegirian.

Baca juga: Viral Kapolda Jateng Ngeles Waktu Disalami Andika Perkasa, Pj Gubernur Jateng Jadi Ikut-ikutan

Baca juga: Kaesang Bikin Sensasi Pakai Rompi Putra Mulyono, Fedi Nuril: Sempat Nebeng Berapa Kali?

Klarifikasi RPH Pegirian Surabaya

Direktur Utama PD RPH Kota Surabaya, Fajar Arifianto Isnuroho membenarkan video tersebut.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved