Rabu, 3 Juni 2026

Pilkada Jakarta

Rano Karno Minta Maaf Hunian Vertikal yang akan Dibangun Tidak Bisa DP 0 Rupiah

Bakal calon wakil gubernur Rano Karno meminta maaf atas hunian vertikal atau apartemen yang dicanangkan oleh pihaknya.

Tayang: | Diperbarui:
warta kota/munir
Rano Karno soal hunian vertikal yang akan dibangun jika terpilih tidak bisa dengan sistem DP 0 rupiah 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Bakal calon wakil gubernur Rano Karno meminta maaf atas hunian vertikal atau apartemen yang dicanangkan oleh pihaknya. 

Adapun hal tersebut dikarenakan hunian tersebut tidak akan diberikan kepada warga Jakarta dengan uang muka sebesar nol rupiah atau DP 0 rupiah.  

“Tentang hunian vertikal DP Rp0, hunian vertikal menurut saya masih diperlukan, tapi apakah DP 0 rupiah ? Enggak mungkin. Jadi saya minta maaf,” kata Rano, Senin (9/9/2024).

Rano Karno mengatakan bahwa hunian vertikal masih sangat dibutuhkan oleh warga Jakarta.

Baca juga: Rano Karno Kasih Saran ke Ridwan Kamil yang Digeruduk FBR Saat Kunjungan ke Jatinegara

Pasalnya, hunian tersebut diharapkan menjadi salah satu solusi untuk bisa menampung masyarakat. 

“Tapi tentu kita tidak akan sporadis di setiap wilayah bikin, tidak,” ucapnya. 

Menurutnya masih banyak hunian peninggalan gubernur sebelumnya yang masih bisa diperbaiki.

Salah satu yang disoroti adalah rusun yang dibangun semasa Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ketika dirinya mengunjungi Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) Kiai Lutfi Hakim. 

“Saya lihat jaman Ahok bikin rusun, bagus, bersih. Cuma waktu itu, ‘Doel kalau bisa ini kasih lift, gua naik ke lantai lima pegel nih, kaga ada liftnya’,” kata Rano Karno. 

Baca juga: Rano Karno Janji Revitalisasi Pasar Tradisional untuk Dongkrak Ekonomi Masyarakat Jakarta

Atas permintaan tersebut, mantan Anggota Komisi X DPR RI ini berjanji akan membangun lift untuk mempermudah penghuni bermobilisasi.

Perbaikan-perbaikan tersebut diharapkan mampu menarik warga Jakarta agar mau tinggal di hunian vertikal

“Jadi artinya itu lah, enggak mungkin sekarang ini. Barang kali oke, lantainya 10, yang tangga lantai tiga, ke atas baru pakai lift. Supaya apa? Masyarakat mau tinggal di rumah vertikal atau bahasa kerennya apartemen,” ucapnya.(m27)

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved