Selasa, 2 Juni 2026

Berita Jakarta

PLN UID Jakarta Raya Luncurkan SPKLU Energi Terbarukan Pertama di Lingkungan Kampus

PLN resmi meluncurkan SPKLU pertama yang menggunakan energi terbarukan, di lingkungan universitas

Tayang:
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Nuriyatul Hikmah
Prosesi peluncuran SPKLU energi terbarukan pertama di IT PLN oleh Executive Vice President Pengembangan Talenta PLN, Dedi Budi Utomo (pakai baju putih), disaksikan oleh GM PLN UID Jakarta Raya, Lasiran (batik cokelat) dan Rektor IT PLN Iwa Garniwa (pakai toga tali kuning). 

 Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Nuri Yatul Hikmah


WARTAKOTALIVE.COM, CENGKARENG — Keberadaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) kian menjadi kebutuhan masyarakat dewasa ini.

Pasalnya, banyak masyarakat yang kini beralih menggunakan kendaraan listrik, dari sebelumnya menggunakan bahan bakar minyak (BBM). 

Tak ayal, jika Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai penyedia, gencar mengembangkan dan menghadirkan SPKLU di berbagai titik di DKI Jakarta.

Senin (9/9/2024), PLN resmi meluncurkan SPKLU pertama yang menggunakan energi terbarukan, di lingkungan universitas.

Universitas yang dipilih sebagai lokasi SPKLU tersebut adalah di Institut Teknologi (IT) PLN, Cengkareng, Jakarta Barat.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran saat ditemui di IT PLN, Senin.


"Jadi ini adalah bentuk dukungan kami PLN kepada IT PLN sebagai green energy campus (kampus hijau), maka kami resmikan SPKLU yang ke-55 di Jakarta," kata Lasiran.


"Ini salah satu kampus pertama di Jakarta yang kami pasangi SPKLU," imbuhnya.


Selain itu, Lasiran menyebut jika peluncuran SPKLU ini dalam rangka memberikan dukungan bagi salah satu kampus di Jakarta yang praktiknya menggunakan energi terbarukan.


Adapun kapasitas pengisian daya cepat (DC) dalam SPKLU tersebut adalah 25 kW.


"Jadi macam-macam ya, termasuk medium charging. Jadi kalau dibandingkan dengan yang di rumah itu sekitar 7.700 VA, dayanya sekitar 3 kali lebih lipat. Tetapi di sini lebih cepat," jelas Lasiran.


Lasiran menjelaskan, kapasitas daya listrik di tiap lokasi SPKLU itu berbeda-beda.


Seperti di tol, PLN membangun SPKLU yang prioritasnya ultra fast charging (pengisian sangat cepat).


"Itu dayanya sekitar 300 kW, 200 kW dan 100 kW. Kalau ini ada sekitar 25 kW. Jadi masing-masing tempat kami sesuaikan dengan kebutuhan dan tentunya demand (tuntutan)," kata dia.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved