Sabtu, 9 Mei 2026

Berita Jakarta

Temui Dirut RS Medistra, PKS DKI Klaim Polemik Larangan Berhijab Sudah Tuntas

PKS DKI Klaim Polemik Dugaan Larangan Berhijab di RS Medistra Sudah Clear

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Muhammad Thamrin (rompi hitam) dan Direktur RS Medistra, dr. Agung Budisatria (batik hitam) di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (6/9/2024). 

WARTAKOTALIVECOM, JAKARTA - Manajemen Rumah Sakit (RS) Medistra dan Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta memenuhi undangan Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta di Ruang Rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2024).

Kedatangannya, dalam rangka mengklarifikasi serta menyelesaikan persoalan pelarangan hijab calon pegawai RS Medistra.

Legislator Fraksi PKS periode 2024-2029, Muhammad Thamrin yang memimpin pertemuan tersebut menyampaikan, silaturahmi ini diadakan untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya.

Karena, banyak aspirasi yang masuk ke Fraksi PKS yang menanyakan bagaimana duduk permasalahannya.

"Ini (dugaan larangan berhijab) sudah clear (selesai). InsyaAllah ini juga berita gembira untuk umat Islam yang mau bekerja sebagai tenaga medis di RS. Medistra, Direktur Utama (Dirut) RS Medistra dr. Agung Budisatria memang membolehkan dan memberikan keistimewaan kepada muslimah berhijab, tentu dengan seragam yang ditentukan pihak manajemen RS Medistra,” kata Thamrin pada Sabtu (7/9/2024).

Pria yang akrab disapa Kyai Thamrin ini menambahkan, Fraksi PKS senang bertemu dengan RS Medistra yang difasilitasi Dinkes DKI Jakarta.

Ia berharap, hal ini jadi keberkahan untuk umat Islam dan juga anak bangsa beragama lainnya, agar tidak ada lagi tindakan diskriminatif di negara yang menjunjung tinggi kebhinnekaan dan Pancasila sebagai dasar negara.

“Kami juga mengapresiasi atas sanksi yang diberikan manajemen RS Medistra kepada petugas yang melakukan wawancara secara diskriminatif tersebut,” kata Thamrin.

Legislator Fraksi PKS lainnya, Muhammad Subki menambahkan, hari ini semua sudah clear. Kedepan RS Medistra akan lebih baik lagi melakukan proses rekrutmennya, dan pihak RS Medistra tidak melarang hijab untuk seluruh karyawannya.

"Tentu ini sangat luar biasa, semoga pertemuan ini membawa keberkahan untuk kita semua," tandasnya.

Sementara itu Anggota Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Fatih yang turut hadir juga menyampaikan, tentang wujud toleransi di negara tercinta Indonesia ini. Ia mencontohkan bagaimana salah satu atlet voli Indonesia Megawati, yang pernah berkiprah di mancanegara menjadi dikenal sebagai atlet yang menjaga hijabnya.

"Semoga ini menjadi pelajaran semua pihak dalam menerapkan toleransi dan menjunjung tinggi hak asasi manusia," pungkas Fatih.

Sedangkan Dirut RS Medistra dr. Agung menjelaskan, bahwa polemik ini juga sudah diklarifikasi ke MUI DKI dan MUI Pusat.

Pihaknya, bersyukur dan berterima kasih atas pertemuan ini yang sangat baik dan solutif, sehingga RS Medistra semakin baik, serta inklusif untuk semua orang.

“Menambahkan perbaikan, termasuk model seragam dan tidak ada larangan terkait memakai hijab, sehingga tidak ada lagi polemik di bawah,” kata dr. Agung.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved