Jumat, 24 April 2026

Berita Video

VIDEO Profil Singkat Wakapolres Metro Jakbar, AKBP Teuku Arsya Khadafi

Ajun Komisiaris Polisi Besar AKBP, Teuku Arsya Khadafi dipercaya dalam jabatan strategis yakni Wakapolres Metro Jakarta Barat sejak Agustus 2024

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM--Ajun Komisiaris Polisi Besar (AKBP) Teuku Arsya Khadafi kembali dipercaya dalam jabatan strategis yakni Wakapolres Metro Jakarta Barat sejak Agustus 2024 lalu.

Nama Arsya mulai dikenal oleh masyarakat pada tahun 2016 silam saat itu netizen dihebohkan dengan sosok polisi ganteng ketika Bom Sarinah terjadi.

Dengan kacamata dan kaos kerah Turn Back Crime, sembari menenteng senjata api Arsya maju mendekati teroris yang sembunyi di parkiran mobil Starbucks.

Saat itu polisi sempat terlibat baku tembak hingga akhirnya teroris yang meledakan bom di sekitar Sarinah berhasil ditembak mati.

Arsya merupakan Alumni Akademi Kepolisian tahun 2003 dan berpengalaman di bidang reserse.

Ia juga pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat pada tahun 2020 silam.

Berbagai ungkapan menarik dan menonjol pernah dilakoni oleh pria kelahiran Mei 1982.

Arsya menceritakan, selama bertugas di Jawa Timur sebagai Kapolres Tulungagung dan Probolinggo, ia megungkap berbagai kasus menarik hingga diganjar penghargaan.

Penghargaan pertama yaitu pengungkapan narkoba dengan barang bukti 100 gram psikotropika dan ribuan pil psikotropika.

"Kami juga berhasil mengungkap kelompok penanaman ganja saat berdinas di Probolinggo," tuturnya.

Baca juga: Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Menceritakan Detik-detik Terjebak Kepulan Asap Kebakaran

Arsya menjelaskan, pelaku penanam ganja ini membeli tanaman berukuran 5 cm di Jakarta. Kemudian, para pelaku membesarkan naman itu di salah satu wilayah pegunungan Bromo.

Dalam kurun waktu 2,5 bulan, kata Arsya, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada tanaman ganja setinggi 1 meter.

"Tanaman ini sudah siap untuk dipindahkan ke tanah, tapi tim berhasil mengungkapnya. Kalau di lihat ada beberapa batang yan sudah dipanen tapi dikonsumsi sendiri. Dari 50 batang, yang sudah siap dipindahkan tanam ke tanah itu 30 batang," terangnya.

Menurutnya, para pelaku ini menanam ganja di lereng gunung Bromo yang jarang dilewati oleh masyarakat.

Sehingga, orang awam yang melihat atau kebetukan melintas di sana tidak mengetahui kalau itu adalah ganja.

Baca juga: VIDEO Prabowo Subianto Jamin Gerindra Jadi "Tameng" Jokowi

Sumber: WartaKota
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved