Pemkab Bekasi Targetkan Bebas Buang Air Besar Sembarangan pada Tahun 2024
Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi sebut, Kabupaten Bekasi, menargetkan bebas Open Defecation Free di seluruh desa dan kelurahan pada tahun 2024.
Penulis: Muhammad Azzam | Editor: Sigit Nugroho
WARTAKOTALIVE.COM, BEKASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, targetkan Open Defecation Free (ODF) atau bebas praktek buang air besar pada tahun 2024.
Penjabat Bupati Bekasi Dedy Supriyadi mengatakan bahwa Kabupaten Bekasi menargetkan bebas Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari praktek buang air besar sembarangan di tahun 2024 di seluruh desa dan kelurahan.
"Ya, realisasi program ODF sudah kita laksanakan. Dimana wilayah Kabupaten Bekasi sudah mendeklarasikan bebas dari praktek buang air besar sembarangan di tahun 2024," kata Dedy, Minggu (25/8/2024).
Sementara itu, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Jaoharul Alam, mengatakan bahwa di tahun 2023 persentasi penanganan buang air besar sembarangan sudah mencapai 23 persen.
"Untuk tahun 2024 ini, kita sudah deklarasikan Kabupaten Bekasi bebas Open Defecation Free (ODF) hingga 100 persen," ujar Dedy.
Baca juga: Sidak Pasar Jelang HUT RI, Pemkab Bekasi Pastikan Buah dan Sayur di Pasaran Aman dari Pestisida
Baca juga: Jawa Tengah Diyakini Bebas Buang Air Besar Sembarangan Pada Tahun 2023 Ini
Baca juga: Hari Jadi ke-74 Kabupaten Bekasi, Dani Ramdan Klaim Pemkab Bekasi Sukses Tekan Angka Pengangguran
Dedy menerangkan bahwa upaya yang dilakukan agar Kabupaten Bekasi bebas ODF diantaranya melakukan edukasi ke masyarakat melalui Dinas Kesehatan, Puskesmas, dinas-dinas terkait, dan penyediaan infrastruktur.
Melalui Disperkimtan, Pemkab Bekasi sudah membangun Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Bekasi.
BERITA VIDEO: Resmi! Muhaimin Iskandar Terpilih Aklamasi Sebagai Ketum PKB
"Ketika mengeluarkan larangan, maka harus menyediakan infrastruktur. Jamban, toilet yang memenuhi standar dan lainnya," terang Dedy.
Sedangkan, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Agus Budiono mengatakan, program ODF akan terus dilaksanakan untuk mencapai Kabupaten Bekasi bebas ODF 100 persen.
Pihaknya sudah menyusun strategi Sanitasi Kota Kabupaten (SSK) untuk menjamin keberlanjutan program ODF.
"Kita integrasikan pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, untuk memastikan bahwa program ini, tersedia anggarannya dan dapat dilaksanakan," kata Agus. (MAZ)
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
| Strategi Cemerlang Pemkab Bekasi: Alihkan Jaminan Kesehatan ke APBN, Hemat Anggaran Rp35 Miliar! |
|
|---|
| Bocah 13 Tahun di Bekasi Dipekerjakan dan Dicabuli Berulang Kali, Pemkab Turun Tangan! |
|
|---|
| Hadapi Fenomena Godzilla El Nino, Pemkab Bekasi Siapakan Langkah Antisipasi Sektor Pertanian |
|
|---|
| Pastikan Kelayakan Hewan Kurban, Pemkab Bekasi Terjunkan 32 Tim Teknis Kesehatan |
|
|---|
| Plt Bupati Bekasi Pastikan Penanganan Tiga Titik Jalan Amblas di CBL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Sekda-Kabupaten-Bekasi-Dedy-Supriyadi12.jpg)