Selasa, 12 Mei 2026

Olimpiade Paris 2024

Susul Veddriq Leonardo, Rizki Juniansyah Sumbang Emas dari Angkat Besi, Tangis Haru Menang Dramatis

Susul Veddriq Leonardo, Rizki Juniansyah Sumbang Emas dari Angkat Besi, Tangis Haru karena Menang Dramatis

Tayang:
Istimewa/ vidio
Susul Veddriq Leonardo, Rizki Juniansyah Sumbang Emas dari Angkat Besi, Tangis Haru Menang Dramatis 

Kesempatan ini tidak disia-siakan Rizki Juniansyah.

Ia berhasil mengangkat 191 kg di percobaan pertama. Di percobaan kedua, ia membidik 199 kg.

Baca juga: Atlet Angkat Besi Muda Pemegang Rekor Dunia Rizki Juniansyah Masuk Tim Visa Olimpiade Paris 2024

Padahal, dengan mengangkat 192 kg saja, medali emas sudah disabet Rizki Juniansyah karena bakal unggul 1 kg dari lifter asal Thailand, Weeraphon Wichuma, yang saat itu menempati posisi teratas.

Setelah berhasil mengangkat 199 kg di percobaan kedua clean and jerk serta memastikan emas, tangis haru membalut wajah Rizki.

Ia bersujud dan langsung tergeletak seperti melepaskan semua bebannya.

Aksi Rizki membuat semua penonton South Paris Arena terkesima dan mengabadikannya dengan ponsel mereka.

Masih berurai air mata, Rizki kemudian berdiri dan mengangkat kedua tangannya.

Ia memberi salam hormat dengan merapatkan kedua tangan ke seluruh penonton sebelum turun arena.

Di bawah arena, Rizki disambut pelatih dan tim official dengan pelukan hangat dan tangis haru.

Tangis haru kembali diperlihatkan Rizki saat menerima pengalungan medali emas dan Merah Putih dikibarkan bersama Indonesia Raya.

Rizki memberi hormat ke Merah Putih yang dinaikkan dengan diiringi Indonesia Raya.

Matanya tampak berkaca-kaca. Tangis haru bahagia tampak jelas dari wajah Rizki dan mungkin juga seluruh rakyat Indonesia.
 
Rizki adalah salah satu debutan dalam ajang Olimpiade.

Atlet berusia 21 tahun itu meraih tiket Olimpiade karena keberhasilannya meraih medali emas di Piala Dunia 2024 di Phuket, Thailand. 

Turun di kelas putra 73 kilogram, Rizki meraih emas dengan total angkatan 365 kg.

Catatan Rizki tersebut mengalahkan atlet China, Shin Zhiyong, dengan 356 kg dan atlet Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah, dengan 355 kg.

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved