Rabu, 3 Juni 2026

Olimpiade Paris 2024

Lifter Rizky Juniansyah Raih Medali Emas dan Catatkan Record Olimpiade Paris 2024

Lifter kebanggaan Indonesia, Rizki Juniansyah, genapi medali emas atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Tayang:
Penulis: Abdul Majid | Editor: Sigit Nugroho
Dok: NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as  
Lifter kebanggaan Indonesia, Rizki Juniansyah mempersembahkan medali emas kedua buat Tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Lifter kebanggaan Indonesia, Rizki Juniansyah, meraih medali emas di Olimpiade Paris 2024.

Raihan medali emas itu jadi perolehan kedua bagi atlet Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

Sebelumnya, medali emas Indonesia diraih oleh atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo.

Medali emas itu membuat Rizki berhasil mengukir sejarah sebagai lifter pertama Indonesia yang berhasil meraih medali emas di ajang Olimpiade Paris 2024.

Selain itu, Rizki juga sekaligus mencatatkan namanya sebagai pemegang Olympic Record untuk clean and jerk dengan angkatan 199 kg.

"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur kepada Allah SWT bisa buat sejarah medali emas pertama untuk angkat besi di Olimpiade," kata Rizki Juniansyah.

"Ini untuk angkat besi Indonesia. Terima kasih semua yang membantu dan memberikan support baik dari masyarakat, Pak Rosan, Joko Pramono, Pelatih, keluarga, CdM Anin, Raja Sapta Oktohari, Menpora, keluarga di Serang dan Banten, Buldog Gym, bapak angkat saya. Saya tidak bisa menyebutkan satu per satu. Terima kasih, ini untuk HUT RI ke-79," ujar Rizki Juniansyah.

Baca juga: Atlet Angkat Besi Muda Pemegang Rekor Dunia Rizki Juniansyah Masuk Tim Visa Olimpiade Paris 2024

Baca juga: Ritual Khusus Rizki Juniansyah sebelum Pertandingan: Cuci Kaki Ibu dan Minum Airnya

Baca juga: Ditargeti Raih Emas Olimpiade Paris, Rizki Juniansyah: Ini Bukan Beban Buat Saya

 
"Waktu Angkatan snatch saya tertinggal, sempat deg-degan juga. Saya kemudian bsa bangkit dan semangat saya kembali untuk Angkatan clean and jerk," ujar Rizki Juniansyah.

Saat ditanya Ketika lifter Shi Zhiyong (Cina) tak mampu mengangkat clean and jerk, Rizki justru respect terhadapnya. 

"Saya terharu, karena dia juga teman baik saya, dia senior saya, saya respect sama dia sudah tiga kali Olimpiade dan dapat dua medali emas," terang Rizki Juniansyah.

Salah satu mood boster Rizki adalah dihadirkannya keluarga di Paris.

CdM Anindya Bakrie langsung menerbangkan Sang Ibu, Yeni Rohaeni Durachim dan Kakaknya Riska Anjani Yasin.

"Kehadiran keluarga dan iu itu support nomor satu. Saya ada dalam Rahim mama, mama yang terbaik. Setiap saya cium kaki dan cuci kaki mama serta meminumnya, Alhamdulillah selalu berkah," jelas Rizki.

Di awal, Rizki gagal di angkatan snatch pertama dengan berat beban 155 kg.

BERITA VIDEO: Presiden Kelima RI Terima Undangan Upacara 17 an di IKN

Namun, dipercobaan kedua, Rizki berhasil mengangkat beban yang sama.

Di kesempatan snatch terakhir, ia mencoba mengangkat 162 kg namun gagal.

Pada clean and jerk, Rizki mulus di angkatan pertama 191 kg.

Lifter 21 tahun itu kemudian menaikkan beban angkatannya menjadi 199 kg di angkatan kedua yang menjadi rekor Olimpiade.

Total Angkatan Rizki 354kg.

Lawan ketat Rizki yang dari China Shi Zhiyong justru gagal di tiga angkatan clean and jerk.

Wakil China yang juga merupakan dua kali medali emas Olimpiade itu gagal mengangkat beban 191kg.

Pada debutnya di World Championship  2022, Rizki berhasil meraih medali perak dan emas.

Lifter asal Serang, Banten, itu juga merupakan pemegang world record untuk angkatan total yakni 365 kg pada World Cup 2024 di Phuket, Thailand.

Medali perak di cabang olahraga angkat besi kelas 73 kg direbut lifter Weeraphon Wichuma (Thailand) dengan total Angkatan 346 kg dan perunggu dibawa pulang Bozhidar Andreev (Bulgaria) 344 kg.

Pecahkan Rekor Dunia pada 2023

 Atlet panjat tebing Indonesia, Veddriq Leonardo, mengalahkan pemanjat peringkat kedua dunia di nomor speed, Wu Peng (China), pada partai final di Olimpiade Paris 2024, Kamis (8/8/2024).

Kemenangan itu membuat Veddriq mendapatkan medali emas.

Di babak final, Veddriq mencatatkan waktu 4,75 detik, sedangkan Wu Peng mencatatkan waktu 4,77 detik.

Sebelum raih emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq juga pernah memecahkan rekor dunia dalam Kejuaraan Dunia IFSC 2023 di Seoul, Korea Selatan, Jumat (28/4/2023). 

Veddriq dua kali mempertajam rekor hingga menjadi 4,9 detik di seri kedua.

Veddriq mengukir sejarah sebagai manusia pertama yang mampu menaklukkan dinding panjat tebing setinggi 15 meter dengan waktu kurang dari 5 detik. 

Baca juga: Veddriq Leonardo Raih Medali Emas Olimpiade Paris 2024, Ibunda: Anak yang Gigih dan Teguh Pendirian

Gigih dan Teguh Pendirian

Perjuangan Veddriq mendapatkan medali emas di Olimpiade Paris 2024 dimulai dengan mengalahkan atlet asal tuan rumah di perempat final dengan waktu 4,88 detik yang membuatnya dirinya lolos ke semifinal.

Di semifinal, Veddriq semakin menggila.

Baca juga: Yenny Wahid Berharap Veddriq Leonardo Bisa Pertahankan Rekor di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing 2023

Baca juga: Veddriq Leonardo Bidik Emas Olimpiade karena Bergengsi, tak Puas Jadi Juara Dunia Panjat Tebing

Veddriq Leonardo menuntaskan babak tersebut dengan catatan waktu 4,78 detik mengalahkan lawannya Alipour Alireza dari Iran yang hanya mencatatkan waktu 4,84 detik. 

Hasil tersebut membuatnya dirinya melaju ke final.

Tidak berhenti di situ, Veddriq yang sempat menyamai rekor dunia tercepat milik Samuel Watson asal Amerika Serikat.

Veddriq Leonardo menunjukkan kemampuan terbaiknya di babak akhir tersebut, sehingga memastikan dirinya meraih medali emas mengalahkan lawannya Wu Peng asal China dengan waktu terbaiknya 4,75 detik.

BERITA VIDEO: Sikap Indonesia Terhadap Pimpinan Baru Hamas Yahya Sinwar

Perolehan medali emas tersebut membuatnya menjadi atlet pertama Indonesia yang berhasil menyumbangkan medali emas di Olimpiade Paris 2024.

Ibunda Veddriq Leonardo, Rosita, mengatakan bahwa raihan medali emas yang ia raih di Olimpiade Paris 2024 tidak lepas dari kepribadiannya yang kokoh dan teguh pendirian sejak ia kecil tanpa mengenal rintangan yang dihadapi.

“Sejak kecil, Veddriq merupakan anak yang sangat gigih dan teguh pendirian," kata Rosita dalam keterangan resmi FPTI.

"Jika ia mengatakan A, maka harus A. Bahkan, setiap hari bahkan saat ada kebakaran hutan di Kalimantan, ia tetap berlatih di bawah kabut asap yang memenuhi langit Kalimantan,” tutur Rosita.

Profil Veddriq Leonardo 

Veddriq Leonardo merupakan atlet panjat tebing Indonesia lahir di Pontianak, Kalimantan Barat, 11 Maret 1997.

Dia mulai bergabung dengan tim panjat tebing nasional Indonesia sejak awal 2018.

 "Saya baru bergabung di pelatnas pada 9 Januari 2018 untuk berlaga di Asian Games,” katanya dilansir dari Kompas.com (2021).

Empat bulan tergabung, sejumlah prestasi mulai diukirnya. Pada IFSC Worldcup di Moscow Rusia pada 21-22 April 2018, Veddriq berhasil meraih perunggu.

Kemudian, dia juga pernah memecahkan rekor dunia dalam kompetisi IFSC Boulder World Cup 2021 di Salt Lake City, Amerika Serikat pada (29/5/2021).

Kini, "manusia laba-laba" itu kembali menorehkan prestasi dengan memecahkan rekor dunia untuk cabang olahraga (cabor) panjat tebing. (*)

Berikut Prestasi yang Diraih Veddriq Leonardo

  • 2023: Medali emas di IFSC Climbing World Cup 2023 di Seoul, Korea Selatan
  • - 2021: Medali emas saat IFSC Climbing World Cup Salt Lake City (USA)
  •  2019: Medali emas saat PRA-PON XX Zona 3 (Sulawesi Selatan)
  • 2019: Medali emas saat Asian Championship 2019 (Bogor)
  • 2019: Medali perak saat Asian Championship 2019 (Bogor)
  •  2019: Medali emas saat The Belt and Road ICMT Qinghai (China)
  •  2018: Medali perunggu saat IFSC World Cup Moscow (Rusia)
  • 2017: Medali perunggu saat Kejurnas FPTI XVI 2017 Yogyakarta
  • 2016: Medali perunggu saat Kejurnas Kelompok Umur 2016 Bangka.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Veddriq Leonardo, 2023 Pecahkan Rekor Dunia, 2024 Emas Olimpiade", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2024/08/08/183555565/veddriq-leonardo-2023-pecahkan-rekor-dunia-2024-emas-olimpiade

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved