Sabtu, 9 Mei 2026

Kabar Artis

Dinar Candy Alami Kejadian Mistis, Diduga Terimbas dari Kasus Bisnis Ko Apex

Kasus bisnis Ko Apex dengan AR terkait dugaan penggelapan dan pemalsuan dokumen berimbas kepada artis Dinar Candy.

Tayang:
Editor: Sigit Nugroho
Warta Kota/Arie Puji
DJ Dinar Candy mengaku, dirinya mendapat banyak gangguan, mulai dari ancaman hingga gangguan mistis. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Kekasih Dinar Candy, Ko Apex, melaporkan rekan bisnisnya berinisial AR ke Mabes Polri terkait kasus dugaan penggelapan dan pemalsuan dokumen pada 29 April 2024.

Kasus itu berimbas kepada Dinar Candy.

Dinar Candy mengaku, dirinya mendapat banyak gangguan, mulai dari ancaman hingga gangguan mistis.

Bahkan dari kabar yang beredar di awak media, Dinar Candy sampai akan melakukan pembersihan untuk menghilangkan gangguan mistis di klub malamnya.

Ketika sambangi Polda Jambi beberapa waktu lalu, Dinar Candy cerita soal gangguan mistis yang dialami.

Dinar menyebut bahwa beberapa karyawannya mengalami gangguan mistis, bahkan ada yang sampai mengalami kerasukan.

"Semua karyawan aku kerasukan," kata Dinar Candy.

Baca juga: Sebut Diancam Pihak Lain, Dinar Candy Jalani Pemeriksaan Setelah Koh Apex Dilaporkan ke Polisi

Sementara, Dinar sendiri mengalami beberapa kejadian mistis, seperti muncul belatung di rumahnya serta secara tiba-tiba tubuhnya ada luka lebam.

"Terus di rumah aku ada belatung, semut yang gede-gede, dan badan aku lebam-lebam," ucap Dinar.

"Aku nggak tahu kenapa itu aneh banget, bukan aku mengalihkan isu tapi itu fakta," jelasnya.

Dinar Candy sendiri sudah menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan dana dan pemalsuan dokumen yang menjerat Ko Apex.

BERITA VIDEO: BUANG MUKA! Ekspresi Menteri Basuki Saat Ucapannya Dipotong Politikus PSI Raja Juli Antoni

Ko Apex Polisikan Rekan Bisnis

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa Ko Apex melaporkan rekan bisnisnya berinisial AR ke Mabes Polri terkait kasus dugaan penggelapan dan pemalsuan dokumen pada 29 April 2024.

AR merupakan Direktur PT SBS yang diduga melaporkan Ko Apex lebih dulu ke Polda Jambi pada 17 April 2024 atas kasus dugaan pemalsuan dokumen dan penggelapan dana.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved