Senin, 13 April 2026

Berita Jakarta

PT TransJakarta Bakal Tambah 200 Unit JakLingko, Ada 4 Operator Tanda Tangan Kontrak

PT TransJakarta bakal menambah 200 unit angkutan JakLingko dan diberikan kepada operator secara merata di Jakarta dengan iklim sehat dan terbuka.

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Junianto Hamonangan
warta kota/munir
Direktur Utama PT TransJakarta, Welfizon Yuza mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh operator yang ingin menambah jumlah armada JakLingko. 

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR - PT TransJakarta bakal menamabah 200 unit angkutan JakLingko dan diberikan kepada seluruh operator secara merata di Jakarta.

Direktur Utama PT TransJakarta, Welfizon Yuza mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh operator yang ingin menambah jumlah armada JakLingko.

"Saat ini dari total operator sudah ada 4 operator yang sudah mengajukan diri dan sebagian sudah berkontrak," katanya, Kamis (1/8/2024).

Menurut Welfizon, iklim kompetisi untuk mendapatkan penambahan armada JakLingko bagi para operator di Jakarta sangat sehat dan terbuka.

Namun, katanya, ada sejumlah operator yang tidak setuju dengan harga perkilometer angkutan JakLingko dan pihaknya tidak memaksa.

Welfizon mengaku, ada banyak operator JakLingko yany mau menerim harga perkrilometer yang telah ditetap PT TransJakarta.

Baca juga: Dirut PT TransJakarta Ogah Tanggapi Tuntutan Sopir JakLingko untuk Mundur dari Jabatannya

"Ada operator yang bilang, saya mau tapi harganya jangan segitu kan menjadi tidak fair. Kalau misalnya semuanya tidak ada yang mau, tentu itu menjadi refleksi buat kami harganya, tapi ini ada sebagian yang mau dan sudah berjalan kontraknya," ungkapnya.

Welfizon memastikan, penamabahan jumlah armada JakLingko tidak ada monopili yang dilakuka oleh PT TransJakarta.

Ia menambahkan, public service obligtion (PSO) dibuat untuk melayani msyarakat bukan kepentingan operator dan TransJakarta.

"Kami menggunakan itu sesuai dengan kebutuhan, penambahan unit, penambahan armada kita sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Jadi kalau makin banyak penggunanya disitu, unitnya terbatas kita akan tambah unit," terangnya.

"Kalau misal penggunanya sedikit terus kami dipaksa untuk menambah unit, terus kemudian ketika unitnya banyak tapi yang naik dikit itu juha akan jadi pemborosan PSO," imbuhnya.

Sebelumnya, Ribuan sopir angkutan umum JakLingko dan reguler yang tergabung Forum Komunikasi Laskar Biru mengelar unjuk rasa di depan Balai Kota DKI, Jakarta Puat, Selasa (30/7/2024).

Mereka menyampaikan sejumah tuntutan kepada Pemprov DKI terkait masalah yang dihadapi oleh para sopir angkutan umum.

Ketua Forum Komunikasis Laskar Biru (FKLB) Berman Limbong mengatakan, ada dua hal yang disampaikan FKLB kepada Kepala Dinas Perhubungan DKI Syafrin Liputo.

Ia mengatakan, Syafrin memberikan toleransi selama 1 tahun untuk segera mikrolet reguler perpanjang KIR kendaraannya.

"Boleh beroperasi yang sudah usia di atas 10 tahun dengan catatan harus tetap ajukan KIR," katanya di Balai Kota, Selasa. (m26)

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved