Rabu, 3 Juni 2026

Gaya Hidup

Cara Menjadi Pasangan Lebih Baik, Ikuti 15 Tips Ini

Setiap hubungan berbeda dan memiliki kekuatan dan kelemahannya sendiri. Para ahli mengatakan, ada beberapa tips yang dapat bermanfaat bagi pasangan.

Tayang:
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Irwan Wahyu Kintoko
Freepik/freepic.diller via TribunStyle.com
Setiap hubungan berbeda dan memiliki kekuatan dan kelemahannya sendiri. Para ahli mengatakan, ada beberapa tips yang dapat bermanfaat bagi pasangan. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Hubungan romantis bisa sangat memuaskan, tetapi juga membutuhkan kerja keras.

Kabar baiknya jika Anda bertanya-tanya bagaimana menjadi pasangan lebih baik, Anda sudah mengajukan pertanyaan yang tepat.

Pertanyaan itu menunjukkan bahwa Anda ingin terlibat, proaktif, dan bersedia menuju pertumbuhan pribadi demi lebih baik.

Baca juga: Thariq Halilintar Grogi Bernyanyi Duet dengan Aaliyah Massaid, Senang Disebut Pasangan Romantis

Setiap hubungan berbeda dan memiliki kekuatan dan kelemahannya sendiri.

Para ahli mengatakan, ada beberapa tips yang dapat bermanfaat bagi hampir setiap pasangan.

1. Terima konflik sebagai kesempatan bertumbuh

Salah satu cara terbaik untuk menjadi pasangan lebih baik adalah mempelajari keterampilan menangani konflik lebih baik.

Ini termasuk bersikap jujur sambil tetap menekankan rasa hormat.

Berusaha memahami dan menjaga perasaan dan perspektif pasangan, bersikap terbuka terhadap kritik yang membangun, dan bersedia berkompromi.

"Setiap hubungan yang sehat akan memiliki beberapa tingkat konflik."

"Jika tidak pernah ada konflik atau perselisihan, itu berarti seseorang dalam hubungan tersebut tidak berbicara," kata Cheryl Groskopf, LMFT, LPCC, psikoterapis di Evolution to Healing Psychotherapy.

Dia mengatakan bahwa daripada menciptakan perpecahan, momen-momen perbedaan pendapat dapat membantu memahami satu sama lain dengan lebih baik.

"Lihat konflik sebagai peluang untuk tumbuh daripada ancaman. Hadapi perselisihan dengan rasa ingin tahu dan kemauan untuk memahami perspektif pasangan Anda."

2. Dengarkan untuk memahami, bukan menanggapi

Terlalu sering, kita terperangkap dalam keinginan untuk dipahami sehingga lupa mendengarkan secara aktif apa yang dikatakan pasangan.

"Saat pasangan Anda berbicara, fokuslah untuk benar-benar memahami sudut pandangnya daripada merencanakan bantahan Anda."

Mendengarkan saksama ini membantu Anda berdua merasa terhubung dan dihargai.

"Anda dan pasangan juga akan merasa lebih aman untuk berbagi perasaan yang sebenarnya karena tahu hal itu tidak akan mengarah pada pertengkaran defensif," kata Groskopf.

3. Hindari emosi dalam komunikasi

Konflik adalah hal normal dan diharapkan dalam suatu hubungan.

Penting untuk menjaga emosi agar tidak meledak tanpa perlu.

Gabrielle Morse, LMHC, psikoterapis di Gabrielle Morse, LMHC Psychotherapy, mengatakan, belajar menghindari sikap defensif, penghinaan, kritik, dan penolakan,  dalam komunikasi.

"Sangat penting bagi pasangan untuk berbicara lembut saat mengemukakan masalah satu sama lain," katanya.

"Saat keadaan memanas, fokuslah untuk meredakan ketegangan."

Tindakan yang bisa dilakukan yakni berhenti sejenak, mengenali ketegangan, dan mencoba memecahkan masalah serta menyambung kembali hubungan.

"Lagi pula, di balik setiap pertengkaran ada kebutuhan yang ingin dipenuhi setiap orang."

4. Lakukan ritual bersama

Membangun hubungan dengan pasangan menjadi praktik berkelanjutan.

Para ahli mengatakan bahwa salah satu cara untuk memperdalam rasa bersama yakni melakukan ritual bersama.
Groskopf mencatat bahwa ritual kecil dapat memberi dampak

Misalnya, pergi berkencan setiap minggu atau minum kopi bersama pagi hari.

"Ini bukan hanya tentang aktivitasnya, tetapi juga niat di baliknya, saling menunjukkan diri secara konsisten."

Konsistensi ini pengingat yang kuat akan komitmen dan cinta Anda.

5. Komitmen untuk pertumbuhan pribadi

Jika Anda ingin berkembang sebagai pasangan, penting untuk terus berkembang sebagai individu.

Tetapkan tujuan dalam berbagai aspek kehidupan dan berusahalah untuk mencapainya.

"Hubungan yang sehat bukanlah tentang dua orang yang sempurna, tetapi dua orang yang berkomitmen untuk tumbuh bersama," kata Groskopf.

"Saat Anda berdua berkembang, Anda membawa wawasan dan kekuatan baru ke dalam hubungan."

"Itu menunjukkan, dua individu independen memilih untuk bersama dan saling mendukung pertumbuhan."

6. Buat batasan sehat dan hormati

Semua hubungan mendapat manfaat dari memiliki batasan yang sehat, dan hubungan romantis tidak berbeda.

Ini tidak harus terasa seperti tembok yang dibangun di antara Anda.

Batasan  itu untuk memastikan bahwa keinginan, kebutuhan, dan harapan setiap orang dikomunikasikan dan dipenuhi sesering mungkin.

Batasan memungkinkan setiap pasangan memiliki rasa aman dan rasa hormat.

Mengomunikasikan batasan ini secara terbuka dapat menghasilkan hubungan lebih kuat.

"Kedua individu saling memahami kebutuhan dan batasan masing-masing," kata Kristie Tse, LMHC, pendiri Uncover Mental Health Counseling.

Namun, sebelum menentukan batasan, penting merenungkan apakah batasan Anda sehat atau menggunakannya untuk mengendalikan orang lain atau hubungan.

Misalnya, memberi tahu pasangan bahwa mereka melewati batas dengan menghabiskan waktu dengan orang tertentu.

Atau berpakaian dengan cara tertentu tidak dianggap sehat.

Kecuali jika itu tentang sesuatu yang membahayakan Anda.

Mengeksplorasi batasan kenyamanan Anda harus menjadi awal percakapan saat Anda berdua berbagi perspektif, bukan harus menjadi ultimatum.

7. Jadikan hubungan sebagai tempat aman

Hubungan harus menjadi tempat aman ketika kedua pasangan dapat berbagi semua sisi diri tanpa takut dihakimi.

Berusaha untuk menerima penuh kepribadian pasangan dan menciptakan suasana tersebut.

"Ini melibatkan mendengarkan secara aktif, saling memahami perasaan, dan menawarkan dukungan yang konsisten."

"Ini tentang mengetahui bahwa pasangan mendukung Anda, apa pun yang terjadi," kata Groskopf.

8. Bersenang-senanglah lebih banyak

Secara aktif berupaya menumbuhkan lebih banyak hal positif dalam hubungan menjadi cara lain menjadi pasangan lebih baik.

Dengan kata lain, jadikan misi Anda untuk bersenang-senang bersama.

"Penelitian menunjukkan bahwa perceraian dan hubungan yang gagal dikaitkan dengan kurangnya hal positif dalam hubungan daripada hal negatif."

"Dibutuhkan upaya untuk menciptakan lingkungan yang di dalamnya terdapat penghargaan, rasa sayang, dan persahabatan," kata Morse.

9. Berlatih menghargai dan bersyukur

Salah satu cara terbaik untuk menjadi pasangan lebih baik yakni berlatih bersyukur atas semua yang dilakukan pasangan.

Kemudian, pastikan untuk memberi tahu mereka tentang sifat dan tindakan positif yang Anda perhatikan.

Contoh, mengucapkan terima kasih karena telah membuatkan secangkir teh atau memeluk mereka saat mengucapkan selamat tinggal.

Hal itu menunjukkan bahwa Anda melihat apa yang mereka lakukan untuk Anda.

"Bersikap menghargai dan bersyukur, akan membuat pasangan merasa dihargai dan dicintai," kata Sarah Jeffries, MSc, pelatih pertolongan pertama kesehatan mental.

10. Jangan bandingkan pasangan dengan orang lain

Seperti kata pepatah, perbandingan adalah pencuri kegembiraan.

Itu benar jika Anda membandingkan pasangan dengan orang lain.

"Perbandingan dapat menimbulkan perasaan tidak mampu dan dendam," kata Tse.

Setiap orang memiliki kualitas dan pengalaman unik yang berkontribusi pada identitas mereka.

Merangkul pasangan apa adanya, daripada mengukurnya dengan orang lain, memperkuat ikatan yang Anda miliki.

Dia menambahkan, hal ini sejalan dengan pemahaman bahwa tidak ada seorang pun yang sempurna.

Termasuk diri sendiri dan orang yang ingin Anda bandingkan dengan pasangan.

"Mengakui tidak ada seorang pun yang sempurna menumbuhkan empati dan kasih sayang dalam suatu hubungan."

"Menerima ketidaksempurnaan pasangan Anda menumbuhkan suasana yang memaafkan, kedua pasangan dapat tumbuh dan belajar bersama tanpa tekanan yang tidak perlu."

11. Berusaha mengetahui dunia batin pasangan

Melihat pasangan apa adanya dan memiliki pemahaman tentang dunia batin mereka adalah cara lain untuk memperdalam hubungan.

Cara terbaik melakukannya, berasumsi ada banyak hal tidak Anda ketahui dan menjadi penasaran tentang hal itu.

Bahkan jika Anda telah bersama selama bertahun-tahun atau puluhan tahun.

"Ajukan pertanyaan terbuka tentang pasangan Anda, dan jangan pernah berhenti melakukannya."

"Kita terus berkembang, penting untuk terus memahami dan mempelajari tentang pasangan Anda."

"Tanyakan tentang perasaan, harapan, impian, ketakutan mereka, semuanya," ujar Morse.

12. Singkirkan harga diri

Ketika harga diri mendorong tindakan Anda, Anda cenderung tidak melakukan refleksi diri dan minta maaf jika perlu.

Anda juga memiliki interpretasi kurang murah hati terhadap pasangan ketika ego terlibat.

"Melepaskan harga diri sering kali mengarah pada pemahaman dan hubungan yang lebih dalam," kata Tse.

"Ketika kedua pasangan bersedia mengakui kesalahan dan menunjukkan kerentanan, itu membangun kepercayaan."

"Memprioritaskan hubungan daripada ego dapat secara signifikan meningkatkan keintiman emosional."

13. Fokus pada perbaikan dan perencanaan setelah konflik

Apa yang terjadi setelah konflik juga dapat membentuk hubungan Anda.

Meminta maaf, mengakui peran Anda dalam perselisihan, dan menunjukkan keinginan untuk aktif memperbaiki ikatan dapat membangun kembali hubungan lebih dari sebelumnya.

"Jika kita berjuang dengan benar, kita akan memahami kebutuhan pasangan kita," kata Morse.

"Penting untuk memproses konflik dan membuat rencana kolaboratif tentang cara mengatasinya atau mencegahnya di lain waktu."

Kedua pasangan harus bertindak dengan itikad baik dan fokus pada apa yang dapat mereka tingkatkan di lain waktu.

Coba tanyakan, "Menurutmu, bagaimana kita bisa menangani situasi ini dengan lebih baik?"

"Apa yang kamu butuhkan dariku yang tidak kamu dapatkan kali ini?"

14. Utamakan kepercayaan

Membangun kepercayaan dengan bersikap transparan dapat diandalkan.

Jujur sebagai cara lain agar Anda dapat menjadi pasangan lebih baik dan meningkatkan hubungan.

Selalu tepati janji dan kepercayaan pasangan.

Aktif menciptakan kepercayaan dan kejujuran sangat penting dalam setiap aspek hubungan.

Membangun kepercayaan membutuhkan waktu.

"Tetapi begitu kepercayaan itu ada, Anda akan memiliki hubungan lebih dekat dan lebih memuaskan," kata Jeffries.

15. Periksa kembali ekspektasi

Terakhir, banyak hubungan masa kini yang hancur karena ekspektasi terlalu tinggi.

Pasangan Anda menjadi sahabat, kekasih, orang tua, mitra bisnis, dan sebagainya.

Tse menyarankan, hilangkan sebagian tekanan itu dengan mengakui bahwa mereka tidak selalu menjadi segalanya bagi Anda.

Mengendalikan ekspektasi dan membiarkan pasangan menjadi manusia dan membuat kesalahan.

Anda dapat menumbuhkan lingkungan lebih dalam, penuh cinta, pengertian, dan penerimaan.

"Mengharapkan kesempurnaan atau kebahagiaan yang konstan dalam suatu hubungan akan berujung pada kekecewaan," kata Tse.

"Hubungan sehat membutuhkan usaha dan kesabaran. Mengakui pasang surut adalah hal normal membantu menjaga hubungan yang seimbang dan memuaskan." (Best Life)

 

Follow the WartaKotaLive.Com channel on WhatsApp ini

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved