Minggu, 10 Mei 2026

Berita Jakarta

Rumah Keluarga Atlet Taekwondo Peraih Dua Emas Terancam Disita Bea Cukai

Rumah Keluarga Atlet Taekwondo Peraih Dua Emas di turnamen Internasional Terancam Disita Bea Cukai

Tayang:
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Budi Sam Law Malau
Wartakotalive.com/ Miftahul Munir
Dashanita Andrea Emma Tumbelaka yang berusia 17 tahun sudah mengharumkan nama Indonesia di cabang olahraga Taekwondo dengan meraih dua medali emas di turnamen Internasional. Kini, Dashanita tengah was-was karena rumah peninggalan sang kakek yang ditempati olehnya bersama orangtuanya terancam diambil paksa Bea Cukai. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA -- Dashanita Andrea Emma Tumbelaka yang berusia 17 tahun sudah mengharumkan nama Indonesia di cabang olahraga Taekwondo dengan meraih dua medali emas di turnamen Internasional.

Kini, Dashanita tengah was-was karena rumah peninggalan sang kakek yang ditempati olehnya bersama orangtuanya terancam diambil paksa Bea Cukai.

Kakeknya adalah mantan pejabat Bea Cukai yang tinggal di Komplek Bea Cukai Kav 98 di Jalan S Parman, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Dashanita mengaku belum tahu bakal pindah ke mana jika mereka diusir paksa Bea Cukai.

Sebab pihak Bea Cukai hanya memberikan kompensasi uang untuk mengontrak rumah, selama satu bulan saja.

Diketahui wanita yang akrab disapa Caca itu sudah meraih dua medali emas di turnamen internasional saat bertanding di Korea.

Baca juga: Bea Cukai Buka Suara Atas Penggusuran Penghuni Rumah Dinas di Palmerah yang Berakhir Ricuh

Caca sejak kelas satu SD sudah ikut latihan Taekwondo tapi belum pernah ikut atau dipercaya untuk bertanding di lomba.

"Papah kan kebetulan dulu juga atlet Taekwondo, jadi aku ikut Taekwondo. Awalnya di suruh sama Papah tapi lama-lama aku suka juga," tegasnya, Kamis (18/7/2024).

Turnamen pertama, Caca bertanding di Yogyakarta Internasional Open beberapa tahun lalu dan berhasil merai medali perak.

Kemudian, ia ikut turnamen serupa di Bali, tapi hanya mampu membawa pulang medali perungu untuk Indonesia.

Tak puas sampai di situ, Caca mengaku terus berlatih setiap hari demi meningkatkan kemampuan agar bisa meraih medali yang lebih tinggi lagi.

Proses tak pernah khianati hasil, begitulah kata Caca.

Baca juga: Eksekusi Rumah Dinas Bea Cukai di Palmerah Jakbar Diwarnai Pemukulan, Warga Melawan

Dari jerih payahnya berlatih ia kemudian mengikuti turnamen Taekwondo di Korea tahun 2023 dan berhasil meraih medali emas.

"Terus Januari 2024 di Thailand, saya dapat perunggu karena lawannya beda umur juga, belum lama ini di Korea yang kedua kalinya saya dapat emas lagi," terangnya.

Menurut Caca, lawan yang paling berat dihadapi selama mengikuti turnamen adalah atlet dari Guam dan Hongkong.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved