Senin, 4 Mei 2026

Kriminalitas

Merasa Tidak Terlibat Pencurian Data, Pemilik Konter Ponsel Genggam di PGC Bantah Buka Loker

Pemilik konter ponsel genggam Wahana Store lantai 3 Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jalan Mayjen Sutoyo, Jakarta Timur bantah membuka lowongan kerja.

Tayang:
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Rendy Rutama
Pemilik (kanan) dan karyawan (kiri) konter ponsel genggam Wahana Store lantai 3 Mall Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur saat mendatangi Mapolres Metro Jakarta Timur, Selasa (9/7/2024). 

WARTAKOTALIVE.COM, JATINEGARA - Pemilik konter ponsel genggam Wahana Store lantai 3 Mall Pusat Grosir Cililitan (PGC) Jalan Mayjen Sutoyo, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur bantah membuka lowongan kerja (Loker) untuk menipu.

Pemilik toko Wahana Store, Widianto mengatakan jika informasi tersebut beredar di kalangan masyarakat, ia memastikan kalau itu palsu.

"Tidak benar kami membuka lowongan pekerjaan. Jadi kalau dibilang lowongan kerja, itu bohong. Karena kalau disitu ada loker, maka akan ada tertulis dan online," kata Widianto, Rabu (10/7/2024).

Kemudian seorang karyawan toko, Arif Iskandar juga membenarkan kalau perusahaan di tempat dirinya bekerja tidak membuka loker.

Terlebih sampai meminta identitas para pelamar kerja.

"Apalagi untuk admin, dan meminta KTP dan lainnya itu tidak ada sama sekali (dari wahana store). Kami tidak pernah menerima CV atau lamaran dari para pencari kerja," jelas Arif. 

Bahkan Arif menegaskan terlapor dalam perkara pencurian data untuk Pinjaman Online (Pinjol) berinisial R sudah tidak lagi bekerja di toko wahana store.

Terhitung usai diketahui melakukan kecurangan tersebut. 

Baca juga: Puluhan Orang Diduga Menjadi Korban Pencurian Data untuk Pinjol dengan Modus Tawaran Loker

Selain itu perbuatan R terkait penipuan dan penggelapan tersebut sepenuhnya atas inisiatif pribadnya.

"Sehingga sejak 27 Mei 2024 tidak bekerja lagi dan itu ada konfirmasi chat WhatsApp (WA) dengan bos saya. Sejak ada seseorang yang menanyakan itu, soal (lowongan) pekerja itu," tegasnya. 

Namun pemilik toko mengaku akan kooperatif jika dibutuhkan untuk proses penyelidikan dari Polres Metro Jakarta Timur

"Pastinya dong, untuk meng-clear-kan lagi nama perusahaan juga, nanti bos saya akan kooperatif saat dipanggil sebagai saksi pasti akan datang untuk memenuhi panggilan itu," ucapnya. 

Sebagai informasi, kronologi puluhan orang yang diduga menjadi korban pencurian data dengan modus penawaran Loker di kawasan Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur terungkap.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Armunanto Hutahean mengatakan kejadian bermula saat terduga pelaku berinisial R kerap mengundang para korban untuk datang bertemu di konter ponsel genggam Wahana Store.

Setelah datang lantaran berminat ditawarkan pekerjaan, R kemudian meminta sejumlah identitas diri para korban beserta ponsel genggam.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved