Tips & Trik
Cara Mencegah Ular Masuk ke Dalam Rumah dan Toilet
Berikut ini tips agar ular tidak mau ke dalam rumah, apalagi ngumpet di dalam toilet tentu mengerikan ya
Penulis: LilisSetyaningsih | Editor: Dian Anditya Mutiara
Tempat lembap juga menarik beberapa sumber makanan favorit mereka seperti tikus dan serangga.
Membuang tumpukan sampah pekarangan dari ruangan Anda dapat membantu membuat ular berlarian mencari perlindungan di tempat lain.
3. Pengumpan burung
Tentu saja, ular tidak memakan benih burung, tetapi menjauhkan tempat makan burung selama bulan-bulan hangat dapat menarik perhatian para pemburu licik ini.
Anda senang mengamati burung, tetapi memikat mereka dengan makanan dapat membuat burung-burung menjadi mangsa empuk bagi ular yang menunggu makanan tiba.
Ular kurang aktif selama bulan-bulan dingin.
Anda dapat melepas tempat makan Anda saat musim semi dan memasangnya kembali saat akhir musim gugur agar reptil ini tidak memburu teman berbulu Anda.
4. Kolam
Beberapa jenis ular tertarik pada air sebagai bagian dari habitat pilihannya.
Jenis ular yang Anda temukan di kolam bergantung pada tempat tinggal Anda.
Meskipun mereka membutuhkan air sebagai bagian dari habitatnya, mereka juga memakan ikan dan kodok yang menghuni kolam Anda.
5. Ruang perayapan
Ruang lembap di bawah rumah Anda menawarkan tempat yang menarik bagi ular untuk bertelur.
Tempat ini sering tidak diganggu, sehingga betina dapat bersarang dengan aman di kawasan ini.
Jika Anda memiliki ruang bawah tanah dan bukan ruang merangkak, itu juga bisa menarik perhatian keluarga ular.
Makhluk-makhluk ini merayap masuk melalui celah-celah pada fondasi, dinding yang pecah, jendela yang terbuka, atau ventilasi ruang merangkak.
Jika Anda melihat ular di sekitar fondasi rumah Anda, pastikan semua area tertutup rapat agar ular tidak masuk.
6. Dinding batu
Seperti tumpukan kayu bakar, dinding batu menawarkan celah nyaman yang disukai ular, terutama saat hari dingin.
Batu menyerap panas matahari, melepaskannya secara perlahan saat hari semakin dingin.
Anda menemukan semua jenis reptil di dinding batu Anda, termasuk salamander dan kodok, namun ular yang paling menyusahkan.
Untuk menghindari masalah ini, gunakan balok semen yang rapat atau bahan lain yang tidak memiliki celah sebagai dinding penahan agar ular tidak tergelincir.
7. Kebun
Ular bisa dianggap sebagai teman atau musuh di taman.
Ular taman pada umumnya menyukai siput dan belatung sebagai bagian dari makanannya.
Hama ini dapat menyebabkan banyak kerusakan pada kebun sayur Anda, jadi ular ini mungkin bermanfaat.
Tikus juga dapat mendatangkan malapetaka di taman, jadi jika Anda sanggup menanggungnya, biarkan ular menjadi bagian dari ekosistem kecil yang dapat menguntungkan Anda.
Jika tidak, mengendalikan hama ini dapat membantu ruangan Anda menarik lebih sedikit reptil ini.
Sumber : House Digest
Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News
Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini
| 2 Cara Membuat Lilin atau Lampu Darurat Hanya Pakai Bahan dari Dapur |
|
|---|
| 6 Tips Memilih Pendingin Udara Rumahan Bagi Kaum Urban, Apa Saja? Simak Selengkapnya |
|
|---|
| 5 Cara Merawat Tempat Bekal agar Awet dan Bebas Bau |
|
|---|
| 10 Cara Mudah Menghilangkan Noda Deodoran Membandel di Pakaian |
|
|---|
| Jangan Buang Sisa Bir, Bermanfaat untuk Hidupkan Tanaman hingga Melunakkan Daging |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Cara-mencegah-ular-masuk-ke-dalam-rumah-ngumpet-di-toilet.jpg)