Kabar Duka
Meninggal Dunia, Ini Sosok Tanri Abeng Dikenal Manajer Rp1 Miliar
Tokoh ekonomi Indonesia Tanri Abeng meninggal dunia pada Minggu (23/6/2024) di Jakarta.
WARTAKOTALIVE.COM - Tokoh ekonomi Indonesia Tanri Abeng meninggal dunia pada Minggu (23/6/2024) di Jakarta.
Tanri Abeng merupakan Menteri Pendayagunaan BUMN pertama di Indonesia. Sosok Tanri Abeng pun mencuri perhatian lantaran kiprahnya di bidang ekonomi Indonesia.
Terlebih Tanri Abeng sempat dikenal sebagai manajer Rp1 Miliar karena perusahaan Bakrie berani membayar besar gajinya lantaran berhasil membuat perusahaan itu untung besar.
Meski saat ini dikenal sebagai sosok yang sukses, ternyata Tanri Abeng lahir dari keluarga yang sederhana.
Tanri Abeng dilahirkan di sebuah desa di Pulau Selayar, Celebes.
Pada usia 10 tahun kedua orangtuanya meninggal dan ia dikirim untuk tinggal dengan kerabat di Makassar.
Setelah menyelesaikan pendidikan SLA di Makassar, ia sempat berangkat ke Amerika Serikat dalam program American Field Service (AFS) Exchange program.
Selanjutnya ketika ia pulang kembali ke Makassar, ia melanjutkan sekolahnya di Universitas Hasanuddin sampai tingkat 5, pendidikannya dilanjutkan ke Graduate School of Business Administration, University at Buffalo, New York, Amerika Serikat hingga mendapatkan gelar MBA.
Kemudian ia mengikuti program management training Union carbide Amerika serikat.
Setelah selesai, ia ditempatkan di Jakarta sebagai Manager Keuangan perusahaan tersebut (1969-1979).
Kariernya terus menanjak sampai akhirnya ia menjadi Direktur PT Union-Carbide Indonesia.
Baca juga: Meninggal Dunia, Ini Rekam Jejak Tanri Abeng Pernah Berantas Korupsi di BUMN
Selain itu, ia juga menjadi Direktur Agrocarb Indonesia, Direktur Karmi Arafura Fisheries (1971-1976) dan pada tahun 1977-1979, ia merangkap sebagai manajer pemasaran Union Carbide Singapura.
Hingga akhirnya Tanri Abeng menjadi CEO Bakrie & Brothers, tetapi ia juga merangkap sebagai ketua non-eksekutif Multi Bintang Indonesia, posisi ini tetap dipertahankan hingga Maret 1998.
Dengan beberapa reformasi, kinerja Bakrie & Brothers membaik, ketika Tanri Abeng bergabung dengan perusahaan penjualan tahunan sekitar US $ 50 juta.
Pada Tahun 1991 ia memasuki dunia politik, ia mewakili Golkar duduk di Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/tanri-abeng1.jpg)