Senin, 8 Juni 2026

Ibadah Haji

Hari ini Jemaah Haji Indonesia Berangkat Wukuf ke Arafah, Sebanyak 112 Wafat

Menjelang wukuf di Arafah, tercatat jemaah haji Indonesia yang wafat ada 112 orang. Kini seluruh jemaah sudahg berangkat ke Arafah

Tayang: | Diperbarui:
tangkap layar Youtube
Suasana keberangkatan jemaah haji 2024 untuk wukuf di Arafah, Sabtu (15/6/2024) waktu setempat 

WARTAKOTALIVE.COM - Menjelang wukuf di Arafah, tercatat jemaah haji Indonesia yang wafat ada 112 orang. 

Seluruh jemaah haji Indonesia sudah diberangkatkan ke Arafah, Jumat (14/6/2024) kemarin.

Sekira pukul 06.00 waktu setempat, secara bergelombang, jemaah dimobilisasi ke Arafah dari hotel tempat mereka menginap dengan bus-bus yang telah disiapkan.

Hingga kemarin tercatat jemaah wafat hingga saat ini berjumlah 112 orang dengan rincian wafat di Embarkasi 9 orang, di Madinah 18 orang, di Makkah 82 orang, dan di bandara 3 orang.

Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyampaikan, peserta safari wukuf jemaah haji lansia non mandiri dan disabilitas yang berjumlah 300 orang akan diberangkatkan dari hotel transit menuju Arafah pada 15 Juni 2024 pukul 11.00 Waktu Arab Saudi.

Baca juga: Sibuk Bikin Konten saat Ibadah Haji, Raffi Ahmad Ngeles, Ulama Besar Arab Saudi Marah

"Jemaah safari wukuf akan didampingi sejumlah petugas dari unsur Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama pada Jemaah Haji (PKP3JH), pembimbing ibadah, dan petugas layanan lansia dan disabilitas," Widi menjelaskan.

"Untuk safari wukuf jemaah haji yang sakit dan dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI), mereka diberangkatkan ke Arafah pada 9 Zulhijah sekitar pukul 10.00 WAS dan didampingi petugas," katanya.

Di Arafah, kata Widi, jemaah haji Indonesia ditempatkan di 1.169 tenda yang terbagi dalam 73 maktab atau markaz.

Baca juga: Ria Ricis Jalani Ibadah Haji Setelah Cerai dengan Teuku Ryan, Ini Deretan Doa yang Dipanjatkannya

Petugas yang telah berada di Arafah akan menyambut dan mengarahkan jemaah menempati tenda yang telah ditetapkan sesuai embarkasi dan kloternya.

"Setiap tenda telah dilabeli stiker asal jemaah dengan warna-warna dan identitas yang mudah dikenali dan dihapal jemaah," ujarnya.

Ia menambahkan, para jemaah menyiapkan kartu pintar (smart card) masing-masing yang akan dipindai barcode-nya oleh petugas sebelum naik bus.

Menurutnya, hanya jemaah yang memiliki smart card yang diterbitkan Pemerintah Arab Saudi yang bisa masuk kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com  

 

Baca Wartakotalive.com berita lainnya di Google News

Dapatkan informasi lain dari WartaKotaLive.Com lewat WhatsApp : di sini

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved