Viral Media Sosial

Penembakan Drone Picu Asumsi Liar Masyarakat, Benarkah Ketegangan Kejagung-Polri Sudah Berakhir?

Tak Hanya Sekali, Pimpinan Kejagung Akui Tembak Drone yang Pantau Kejagung Berulang Kali

|
Editor: Dwi Rizki
Istimewa
Petugas keamanan menembak jatuh drone tak dikenal setelah sempat melintas di depan Gedung Kartika Kejaksaan Agung, yang juga menjadi kantor Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Rabu (5/6/2024) malam. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Penembakan sebuah drone yang mengudara di kawasan gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia pada Rabu (5/6/2024) malam mengejutkan publik.

Drone yang belum diketahui pemiliknya itu ditembak jatuh karena diduga melakukan pengamatan udara.

Diketahui, drone tersebut sempat berputar di Gedung Kartika Kejaksaan Agung.

Gedung itu diketahui merupakan kantor Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).

Petugas keamanan yang mengetahui keberadaan drone tersebut segera menembak jatuh. 

Drone tersebut kemudian dibawa petugas untuk diperiksa.

Penembakan drone tersebut memicu beragam asumsi dari masyarakat.

Banyak pihak menilai ketegangan antara Kejagung dengan institusi aparat penegak hukum lainnya belum sepenuhnya mereda.

Pasalnya, penembakan drone hanya berselang waktu singkat dengan kasus pengintaian yang sebelumnya dialami Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejagung, Febrie Adriansyah.

Diketahui, Febrie sebelumnya diintai oleh anggota Densus 88 Antiteror Polri Bripda Iqbal Mustofa (IM) ketika makan malam di sebuah restoran daerah Cipete, Jakarta Selatan pada Minggu (19/5/2024) lalu.

Kasus tersebut diketahui telah diselesaikan secara 'kekeluargaan' oleh Menko Polhukam Hadi Tjahjanto.

Mantan Panglima TNI itu mempertemukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat pada Senin (27/5/2024).

Mabes Polri mengklaim, kasus itu sudah selesai.

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Sandi Nugroho beralasan, pucuk pimpinan kedua lembaga telah bertemu di Istana Negara pada Senin (27/5/2024).

Meski begitu, Sandi membenarkan adanya petugas kepolisian yang ditangkap.

”Jadi, memang benar ada anggota (kepolisian) yang diamankan di Kejaksaan Agung dan sudah dijemput Paminal dan sudah diperiksa oleh Divpropam Polri. Kami mendapat informasi bahwa anggota tersebut sudah diperiksa dan tidak ada masalah,” terang Sandi dikutip dari Kompas pada Kamis (30/5/2024).

Berulang Kali Kejagung Diintai Drone

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana mengungkapkan, penembakan drone yang mengintai Kejagung tak hanya terjadi sekali.

Pihaknya diungkapkannya telah menembak jatuh sejumlah drone yang mengitari komplek Kejagung sebelumnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved