Timnas Indonesia
Timnas Indonesia vs Irak, Anton Sanjoyo Berharap Skuad Garuda Bermain Lebih Solid
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong pun telah menyiapkan skema khusus jelang menghadapi tim berjuluk Singa Mesopotamia tersebut.
Penulis: Abdul Majid | Editor: Feryanto Hadi
Strategi Timnas Indonesia
Mengenai strategi, Anton melihat Shin Tae-yong bakal kembali menerapkan formasi 3-4-3.
Formasi yang lebih menyerang ini dibutuhkan fisikalitas baik dan penguasaan bola yang bagus. Anton pun berharap para pemain Timnas Indonesia bisa melakukannya dengan optimal.
“Ya Shin Tae-yong ini kan fanatik banget dengan formasi 3-4-3, itu kan formasi yang sangat offensive, untuk bisa offensive dengan penguasaan bola yang bagus itu kan prinsipnya fisiknya harus benar-benar ditopang,” ujar Anton.
Anton juga berharap Marselino tampil lebih baik lagi, tidak seperti penampilannya di Piala Asia U-23 yang sempat disoroti karena bermain individualis.
Dengan begitu formasi 3-4-3 yang diterapkan Shin Tae-yong mampu diimplementasikan dengan baik.
“Shin Tae-yong diharapkan dengan 3-4-3 ini mampu memanfaatkan posisi Marselino karena dia bisa bermain di kiri, kanan dan dia bisa juga main nomor sembilan,” kata Anton.
“Masalahnya, Marselino kan mainnya sempat tidak karuan, tidak fokus, ini yang persoalan juga kan lini depan Indonesia produktivitas tidak bagus. Ya saya harapkan permainan di lini depan bisa lebih optimal dalam memanfaatkan peluang,” terangnya.
Terakhir, Anton kembali mengingatkan bahwa Irak merupakan tim kuat, apabila nanti hasilnya kalah, masyarakat Indonesia harus coba memaklumi karena perbedaan kualitas.
Timnas Irak kini berada di peringkat FIFA ke-58, sementara Indonesia 134.
Setelahnya, Indonesia harus fokus ke laga pamungkas kontra Filipina. Ketika menghadapi Filipina pada 11 Juni 2024, hasil kemenangan baru lah mutlak harus didapatkan skuad Garuda.
Seperti diketahui, Indonesia kini berada di peringkat kedua Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia dengan mengemas tujuh poin hanya membutuhkan satu kali kemenangan lagi untuk bisa memastikan diri tampil pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.
“Kalau ditanya Indonesia bisa lolos, ya bisa karena lawan terakhir Filipina, dan Filipina kualitasnya di bawah kita,” ucap Anton.
“Tapi lawan Irak agak susah, kalau buat saya draw saja sudah bagus, walaupun kalah kan bukan aib juga kan kita lawan Irak. Mereka solid banget dan postur tubuh pemainnya lebih atletis, lebih berotot. Jadi ya menurut saya jangan jadi beban lah buat Indonesia karena lawannya di atas kualitasnya.
"Kalau bisa menang itu mukjizat banget, bisa draw juga bagus dan kalua pun kalah jangan gede-gede banget supaya bisa jadi modal lawan Filipina,” pungkasnya.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News
Ikuti saluran WartaKotaLive.Com di WhatsApp ini
| Rochy Putiray soal Masa Depan Timnas Indonesia: Mereka Butuh Dukungan, Bukan Sekadar Kritik |
|
|---|
| Fokus Kekompakan Pemain Timnas Indonesia, Erick Thohir Sebut Belum Ada Proses Naturalisasi Tambahan |
|
|---|
| Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Punya Modal Kuat Tampil di Piala Dunia 2030 |
|
|---|
| Disorot Masuk Radar Timnas, Eksel Runtukahu: Saya Fokus Beri yang Terbaik untuk Tim Dulu |
|
|---|
| Hector Souto Minta Maaf Usai Gagal Juara AFF Futsal 2026, Tegaskan Masa Depan Garuda Tetap Cerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Timnas-Indonesia-akan-ikuti-turnamen-ASEAN-Championship-Mitsubishi-Electric-Cup-2024.jpg)