Sabtu, 2 Mei 2026

Kecelakaan Maut

Yayu Mengaku Putrinya Masih Trauma meskipun Selamat dari Kecelakaan Maut di Subang

Dengan suara terbata-bata dia menceritakan pengalamnnya mencari putrinya, Nadia, yang menjadi salah satu korban dalam tragedi tersebut.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Hironimus Rama
Yayu, orang tua korban selamat dalam kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat, saat ditemui di SMK Lingga Kencana Depok pada Senin (13/5/2024). 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama

WARTAKOTALIVE.COM, PANCORANMAS - Yayu, orang tua korban selamat dalam kecelakaan maut di Subang, Jawa Barat, tak kuasa menahan tangis saat mendatangi SMK Lingga Kencana di Parungbingung, Pancoran Mas, Depok pada Senin (13/5/2024).

Dengan suara terbata-bata dia menceritakan pengalamnnya mencari putrinya, Nadia, yang menjadi salah satu korban dalam tragedi tersebut.

"Saya tidak kuat untuk menceritakannya," kata Yayu sambil menahan isak tangis di Parungbingung, Senin (13/5/2024).

Yayu mengaku mendapat informasi mengenai kecelakaan lalu lintas di Subang pada Sabtu (11/5/2024) malam dari group WhatsApp.

"Setelah mendapat informasi kecelakaan, saya panik. Saya langsung meluncur ke RSUD Subang.  Saya berangkat dari rumah pukul 20.30 WIB. Perjalanan ke sana memakan waktu selama 3 jam," ucapnya.

Tiba di Subang, dia langsung mencari informasi keberadaan anaknya di RSUD Subang.

Namun dia tidak menemukan nama anaknya di daftar korban. Begitu pun di sejumlah puskesmas di Subang, nama anaknya tidak tertera.

"Selang beberapa saat anak saya tiba di  RSUD Subang bersama tim evakuasi. Alhamdulilah, anak saya selamat, cuma alami luka-luka kecil di tangan dan sedikit robekan di dahi," papar Yayu.

Setelah melakukan pengobatan, Yayu bersama anaknya pulang ke Depok.

"Saya pulang dari Subang pukul 03.00 WIB pada Minggu (12/5/2024)," ungkapnya.

Dia bersyukur anaknya selamat dalam kecelakaan maut ini.

"Saya bersyukur banget anak saya cuma luka-luka ringan yang bisa saya obati. Saya tidak bisa bayangkan bagaimana traumanya orang tua yang anaknya meninggal," beber Yayu.

Dia menambahkan Nadia belum sempat menceritakan secara detail soal kecelakaan itu kepada dirinya.

"Sampai di rumah saya tidak berani tanya, takut masih trauma," imbuhnya.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved