Kamis, 16 April 2026

Penganiayaan

Terungkap, Curhatan Putu Satria ke Pacar Sebelum Tewas: Aku Dipanggil Senior, Dipukulin Terus

Sebelum tewas dianiaya seniornya Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) bernama Putu Satria Ananta Rastika (19) ternyata sempat curhat ke pacar

Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Budi Sam Law Malau
Istimewa
Sebelum tewas dianiaya seniornya Tegar Rafi Sanjaya (21), Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) bernama Putu Satria Ananta Rastika (19) ternyata sempat curhat ke pacarnya. Curhatan Putu Satria terkait pemukulan yang dilakukan seniornya, ternyata bukan kali pertama. Pada Desember 2023, Putu Satria curhat ke pacarnya bahwa pernah dipukul oleh seniornya. 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebelum tewas dianiaya seniornya Tegar Rafi Sanjaya (21), Taruna Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) bernama Putu Satria Ananta Rastika (19) ternyata sempat curhat ke pacarnya.

Curhatan Putu Satria terkait pemukulan yang dilakukan seniornya, ternyata bukan kali pertama.

Pada Desember 2023, Putu Satria curhat ke pacarnya bahwa pernah dipukul oleh seniornya.

"Betul, sepertinya udah jadi kebiasaan di sana," ujar Tumbur Aritonang selaku kuasa hukum keluarga Putu, Kamis (9/5/2024).

Dalam foto yang diterima WartaKotalive.com, adanya bukti percakapan Putu Satria dan pacarnya dalam bahasa Bali.

Putu Satria bahkan sempat mengirim foto di bagian dada lantaran sakit habis dipukul.

Baca juga: Pemprov DKI Jakarta Harus Pikirkan Nasib Jukir Liar di Minimarket Pascapenertiban

Tumbur menuturkan, korban kerap menjadi incaran seniornya.

"Arti percakapannya kurang lebih begini 'aku dipanggil terus sama senior, dipukulin terus-terusan. Sakit dadaku, ulu hati terus yang diincer'. Itu artinya," kata Tumbur.

Namun, ia tak mengetahui secara pasti sudah berapa kali Putu Satria dipukul.

"Enggak dijelaskan di chat, tapi dari artinya mungkin lebih dari sekali," tutur dia.

Incar 4 Junior lain

Selain menewaskan Putu Satria Ananta Rustika (19), ternyata ada empat mahasiswa junior lain yang hampir menjadi korban penganiayaan oleh Tegar Rafi Sanjaya (21), taruna tingkat 2 Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.

"Saat kejadian itu, betul ada 4 calon korban, 5 lah ya. Satu korban (Putu Satria) dan 4 temannya," ucap Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan.

Kendati demikian, keempat orang tersebut belum sempat dianiaya.

Pasalnya, Putu adalah orang pertama yang mendapat penganiayaan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved