Dukung Program Kampus Desa untuk Tingkatkan Pertanian, IPB Gandeng Universitas Asal Kanada
Program Kampus Desa mengembangkan peternakan domba, dan pembudidayaan pisang di berbagai desa oleh Universitas IPB dan Universitas British Columbia.
WARTAKOTALIVE, BOGOR – Program Kampus Desa saat ini tengah mengembangkan peternakan domba, dan pembudidayaan pisang di berbagai desa.
Menyikapi hal tersebut, Universitas IPB (Institut Pertanian Bogor) menggandeng Universitas British Columbia, Kanada untuk menjalankan Program Kampus Desa.
Program ini bertujuan memberdayakan masyarakat secara swadaya, dan sudah berlangsung selama 12 tahun.
Amiruddin Saleh, Kepala Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia (P2SDM) Universitas IPB dalam kuliah umum bertema Penguatan Kelompok Binaan Program Kampus Desa, di Bogor menjelaskan beberapa keunggulan program tersebut.
Program Kampus Desa mampu meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian, baik dari sektor perkebunan, perternakan, dan sektor lainnya.
"Sudah terbukti, program ini dapat meningkatkan SDM, dan produktivitas pertanian, perkebunan dan peternakan masyarakat desa secara swadaya,” ujar Amiruddin Saleh, lewat keterangan, Rabu, (8/5/2024).
Baca juga: Manfaatkan Megabuild 2024, Ada Pintu Gabungkan Sentuhan Teknologi dengan Keindahan Kayu
Baca juga: VIDEO Satu-Satunya Tempat Aman di Gaza Digempur, MER-C Desak Israel Hentikan Serangan
Dalam kesempatan yang sama Christopher P.A Bennet, profesor dari Universitas British Columbia mengatakan, sudah berulang kali melakukan kerjasama dengan IPB, khusus bidang ilmu monitoring, termasuk monitoring Program Kampus Desa.
Setiap melakukan kerjasama dengan Universitas IPB, Christopher selalu membawa mahasiswa Universitas British Columbia untuk melakukan monitoring Program Kampus Desa.
Christopher menuturkan, selama melakukan proses monitoring, kendala yang sering dialami petani adalah kesulitan pemasaran produk-produk hasil perkebunan dan perternakan.
Solusinya, bisa menggunakan media sosial sebagai sarana pemasaran.
"Saya akui program ini sangat efektif, dapat meningkatkan produktifitas pertanian, perkebunan dan peternakan. Kendalanya, lemah dalam pemasaran. Sosial media bisa digunakan sebagai alat untuk memasarkan produk,” ujar Christopher.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di WhatsApp.
Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.
| Gandeng Agrinas Jaladri Nusantara, IPB University Perkuat Riset dan Hilirisasi Produk Perikanan |
|
|---|
| Ade Rela Tinggalkan Berjualan di Kantin BNN demi Antar Anak Jalani UTBK-SNBT 2025 di IPB University |
|
|---|
| Jalur Mandiri 2025 Dibuka, Berikut Jadwal Lengkap Pendaftaran di Tujuh PTN |
|
|---|
| Seleksi Mandiri Diumumkan Hari Ini, IPB University Pastikan Tidak Ada Titipan |
|
|---|
| East West Seed Indonesia dan Sekolah Pascasarjana IPB Dorong Pengembangan SDM Bidang Hortikultura |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Universitas-IPB-menggandeng-Universitas-British-Columbia-Kanada-menjalankan-Program-Kampus-Desa.jpg)