Piala Asia U23

Kritik Keras Coach STY Jelang versus Irak: AFC Harus Hormati Timnas Indonesia U23

Coach STY kritik keras AFC jelang duel vs Irak Dia meminta AFC respek kepada Timnas Indonesia U23, bukan hanya pada tim besar.

|
Editor: Rusna Djanur Buana
pssi.org
Pelatih Timnas Indonesia U-23 Shin Tae-yong memberi kritik keras AFC jelang duel vs Irak Dia meminta AFC respek kepada Timnas Indonesia U23, bukan hanya pada tim besar. Berharap wasit berkualitas 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA--Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong berharap konfederasi sepak bola Asia (AFC) menghormati semua tim yang tengah berlaga di Piala AFC U23.

Hal tersebut disampaikan Coach STY menjelang laga krusial Timnas Indonesia U23 versus Irak di final playoff Piala Asia memperebutkan peringkat ketiga Piala Asia U23.

Laga tersebut sekaligus menjadi ajang perebutan slot terakhir tiket cabang sepak bola Olimpiade Paris 2024 dari zona Asia.

Coach STY secara khusus menyoroti kepemimpinan wasit dalam laga semifinal saat timnya dipaksa menyerah 0-2 dari Uzbekistan.

Pelatih berpaspor Korea Selatan itu lantas mendapat kartu kuning karena melakukan protes terlalu keras kepada sang pengadil.

Baca juga: Timnas Indonesia U23 Lawan Irak di Final Playoff, Jika Menang bakal Satu Grup dengan Argentina

Sebelumnya Shin Tae-yong juga melakukan protes keras saat Indonesia kalah 0-2 dari tuan rumah Qatar di laga pembuka Grup A.

Saat Indonesia harus mengakhiri laga dengan sembilan pemain karena dua pemainnya mendapat kartu merah, termasuk Ramadhan Sananta yang mendapat kartu merah langsung.

"Sejujurnya, saya sampai saat ini masih memikirkan laga semifinal.

Para pemain sudah bermain bagus, tetapi ada beberapa situasi, terutama karena peluit wasit, takdir laga bisa berubah, jadi itu sulit bagi saya dan tim," kata Shin Tae-yong.

Pelatih berumur 53 itu pun menginginkan agar seluruh tim mendapatkan rasa respek atau hormat dari AFC selaku induk sepak bola Asia.

Menurut STY, rasa respek merupakan faktor penunjang untuk mengembangkan sepak bola negara-negara Asia.

“Di masa depan, jika AFC ingin mengembangkan sepak bola, harus ada rasa hormat yang mereka berikan kepada semua tim dan pemain,” tutur dia.

“AFC harus netral kepada semua tim, saling menghormati. Saya juga beberapa kali melihat lagi video (laga semifinal) beberapa kali,” imbuhnya.

Baca juga: Timnas Indonesia U23 Hadapi Irak U23 di Perebutan Peringkat 3 Piala Asia U23, Judika: Catat Sejarah

“Berdasarkan pengalaman saya menjadi pelatih, intinya saya hanya ingin AFC bisa menghormati semua tim di Asia sehingga tim yang bertanding bisa saling respek,” kata dia.

Shin menjelaskan, permintaan agar setiap tim mendapatkan respek dari AFC bukan ditujukkan untuk “menyerang” induk sepak bola Asia itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved