Rabu, 6 Mei 2026

Berita Video

VIDEO Tamara Tyasmara "Blak-blakan" Ngaku Terima Intimidasi dan Teror Pasca Kematian Dante

Tamara Tyasmara membongkar kejadian yang tak mengenakan, setelah putranya Raden Adante Khalif Pramudityo meninggal dunia karena diduga ditenggelamkan

Tayang:
Penulis: Arie Puji Waluyo | Editor: Fredderix Luttex

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Bintang FTV dan sinetron Tamara Tyasmara membongkar kejadian yang tak mengenakan, setelah putranya Raden Adante Khalif Pramudityo alias Dante meninggal dunia karena diduga ditenggelamkan oleh kekasihnya sendiri, Yuda Arfandi.

Menurut keterangan polisi, Yuda Arfandi menenggelamkan Dante sebanyak 12 kali, hingga meregangkan nyawa di kolam renang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, 27 Januari 2024.

Tamara Tyasmara menyampaikan bahwa dirinya menerima intimidasi, komentar pedas, hingga teror yang diduga dilakukan oleh keluarga Yuda Arfandi. Hal itu terjadi setelah Yuda ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan Dante.

"Semenjak saya di BAP dan YA jadi tersangka, itu saya terima intimidasi atau teror berupa komentar di media sosial dan chat. Tapi yang mengancam juga ada," kata Tamara Tyasmara ketika ditemui di TPU Jeruk Purut, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2024).

Tamara menceritakan komentar di media sosial, berisi ancaman hingga celaan dari sebuah akun, yang diketahui milik salah satu anggota keluarga Yuda Arfandi.

"Jadi di tiktok tantenya komen, 'tunggu saja yang akan kau tua'. Terus nih ada juga aku post tentang keadilan dia komen, 'sama ya tamara kita akan mencari keadilan YA bukan pembunuh' gitu," ucap wanita berusia 29 tahun itu.

"Tanpa mengakui aku tau itu keluarganya, aku kenal baik sama keluarganya," sambungnya.

Baca juga: VIDEO Polisi Usut Kasus Dugaan Penistaan Agama Pendeta Gilbert Lumoindong

Setelah itu, mantan istri Angger Dimas mengaku menerima pesan di WhatsApp dari sebuah nomor, yang diduga dari keluarga Yuda Arfandi.

"Semenjak BAP sih sudah banyak chat intimidasi dan neror ya, sebelum rekonstruksi. Pas setelah rekonstruksi lebih parah lagi. Banyak lah komen dan WhatsApp. Sampai saya ganti nomor karena banyak yang chat," jelasnya.

Tamara menyebut kalau chat berisi intimidasi, ancaman, hingga teror itu begitu sering ia dapatkan. Sampai-sampai dirinya dikirimi sebuah foto beriso sebuah paket barang atas nama dirinya.

Baca juga: Merugi hingga Rp 5 Miliar, Kontraktor Ini Laporkan Oknum Dokter di Jaksel ke Polda Metro Jaya

Padahal, paket barang tersebut milik Yuda Arfandi, bukan punya Tamara Tyasmara. Meskipun barang itu ia yang memesannya.

"Cuma memang paket itu barangnya YA, dikirimlah foto paketnya dan bilang, 'kenapa paketnya dikirim kesini kayak gak punya rumah aja'. Memang paket itu saya yang pesan karena Yuda gaptek," ujar Tamara Tyasmara.

"Apa sih bukan urusin kasus malah urusin hidup orang, lucu sih. Dan kebanyakan yang chat ibu ibu semua gitu," sambungnya. (ARI).

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved