Minggu, 3 Mei 2026

Kecelakaan

Kronologi Kecelakaan Maut KM 58 Cikampek yang Hanguskan 2 Mobil

Polisi mengungkap kronologi sementara kecelakaan beruntun di KM 58 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, Senin (8/4/2024) pagi.

Tayang:
Penulis: Ramadhan L Q | Editor: Desy Selviany
warta kota/muh azzam
Petugas sedang sibuk mengevakuasi korban kecelakaasn beruntun di Tol Japek Km 58 arah Jakarta, Senin (8/4/2024). 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Polisi mengungkap kronologi sementara kecelakaan beruntun di KM 58 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta, Senin (8/4/2024) pagi.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Jules Abraham Abast menjelaskan, kejadian berawal saat mobil Grand Max tengah melintas ke arah Cikampek.

"Mobil Grand Max yang berada di jalur contraflow arah Cikampek mengalami trouble," ujarnya, saat dikonfirmasi, Senin.

Karena mengalami masalah, mobil Grand Max kemudian berupaya untuk menepi di bahu jalan kanan di jalur B yang mengarah ke Jakarta.

Namun, saat itu pula ada bus Primajasa yang datang dari arah Cikampek.

"Ketika itu ada bus yang dari arah Cikampek tidak bisa menghindar dan menabrak dan seketika langsung terbakar," kata dia.

Insiden tersebut turut melibatkan mobil Terios yang menabrak bus.

"Selanjutnya juga ada satu Terios yang mengalami dampak dan menabrak bus dan juga ikut terbakar," ucapnya.

Usai kecelakaan belasan kantong jenazah dipindahkan petugas ke mobil ambulan dalam kecelakaan beruntun di ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 58 Karawang pada Senin (8/4/2024).

Jenazah tersebut dievakuasi dari kendaraan yang sudah terpanggang.

Kondisi terkini ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 58 usai kecelakaan pun berserakan bangkai mobil yang terbakar.

Baca juga: Kondisi Terkini Usai Kecelakaan Maut KM 58 Cikampek, Sejumlah Mobil Terpanggang

Bahu jalan di Tol Jakarta-Cikampek KM 58 juga terlihat gosong akibat kecelakaan maut yang terjadi.

Sejumlah petugas derek mengangkat bangkai-bangkai mobil yang sudah gosong untuk dievakuasi.

Pun dengan korban tewas dimasukan ke dalam kantong jenazah untuk kemudian dibawa oleh ambulan.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved