Mudik Lebaran
Tika Perdana Ikut Mudik Gratis Pemprov DKI, Sepeda Motor Tidak Bisa Diangkut
Seorang pemudik gratis dari Pemprov DKI merasa kecewa karena janji bisa angkut sepeda motor ternyata tidak sesuai.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Dian Anditya Mutiara
WARTAKOTALIVE.COM, PULOGADUNG - Nasib Tika, calon pemudik gratis program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kini pupus sepeda motornya tidak dapat diberangkatkan ke kampung halaman.
Sebagai peserta yang baru pertama mendaftar mudik gratis DKI justru membuat dirinya menjadi kecewa.
Ia menilai pihak penyelenggara kurang dalam menginformasikan terkait waktu keberangkatan.
“Tidak ada nomor kontak yang bisa dihubungi. Katanya nanti dibilang dimasukin grup WhatsApp, tapi sampai sekarang kok tidak ada. Saya bingung besok prosedurnya kayak gimana, padahal saya udah punya tiket peserta mudik gratis,” kata Tika, Rabu (3/4/2024).
Tika menuturkan selain itu dari Dinas Perhubungan (Dishub) juga tidak ada yang dapat hubungi untuk dimintai informasi juga.
Sementara pihak penyelenggara hanya memberikan informasi hari keberangkatan kendaraan pemudik pada Rabu (3/4/2024), namun tidak dengan keterangan waktu.
Baca juga: Anggaran Rp 3,27 miliar Mudik Gratis DKI Jakarta Disorot, Syafrin Liputo Beri Klarifikasi
“Harusnya berangkat motor hari ini, waktu verifikasi cuma dikasih tahu motornya berangkat tanggal segini tapi jamnya tidak dikasih tahu,” lugasnya.
Tidak hanya itu, calon pemudik rute Solo itu menilai sudah mengeluarkan biaya hingga ratusan ribu rupiah untuk menyewa kendaraan pick up mengangkut sepeda motornya dari kediamannya di Kabupaten Bogor menuju terminal Pulogadung, Jakarta Timur dan berniat diberangkatkan.
Namun upaya tersebut menjadi sia-sia lantaran armada pengangkut kendaraan mudik gratis sudah berangkat lebih dulu.
Tapi ia menyampaikan akan tetap melangsungkan mudik.
“Motor saya bawa dari Cileungsi pakai lalamove (ekspedisi) kena biaya Rp 400 ribu udah dibawa kesini, terpaksa harus dibawa lagi pakai mobil pick up ke Cileungsi lagi, bayar lagi,” tuturnya.
Tidak hanya Tika, terdapat calon pemudik lainnya yang mengalami nasib serupa ialah Joko.
Baca juga: 15 Kapal Siap Layani Angkutan Lebaran dari Pelabuhan Tajung Priok, Termasuk Mudik Gratis
Joko mengaku permasalahan terlambatnya keberangkatan kendaraan itu karena kurangnya informasi.
Sebab tahun sebelumnya dirinya juga mengikuti program serupa dan tidak terjadi hal seperti ini.
“Kendalanya cuma miss komunikasi aja dari segi administrasi. Tahun lalu saya pernah ikut ini, saya penasaran tanya adminnya katanya tanggal 3 Maret motornya dibawa kesini, ternyata malah terlambat,” jelas Joko.
| Whoosh Jadi Primadona Mudik 2026: Penumpang Tembus 224 Ribu, Naik 11 Persen! |
|
|---|
| Mudik Lebaran 2026 Telan 228 Nyawa, Kelelahan Jadi 'Silent Killer' di Jalan |
|
|---|
| Anggota DPRD DKI Kenneth Soroti Kebersihan hingga Minimnya Pendingin Ruang Tunggu di Kalideres |
|
|---|
| Lonjakan Signifikan, Penumpang Terminal Lebak Bulus Naik hingga 400 Persen saat Arus Mudik Lebaran |
|
|---|
| Jumlah Penumpang Whoosh Arus Mudik Lebaran Idulfitri 2026 Tembus 133.000 Jiwa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/calon-pemudik-DKI-kecewa12.jpg)