Selasa, 12 Mei 2026

Mengenal Ken Herez, Pemuda Indonesia yang Bekerja di Klub Inggris Coventry City

Ken Rio Rayhan Afvan Herez menjadi satu-satunya orang Indonesia yang dipercaya menjadi supevisor di klub Liga Inggris Coventry City FC.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Eko Priyono
Dokumen Pribadi
Foto Ken Herez sewaktu bertugas sebagai steward pertandingan dalam laga Coventry City versus Preston North End di Coventry Building Society Arena, 31 Agustus 2022. Ken Herez merupakan pemuda Indonesia satu-satunya yang dipercaya menjabat supervisor di klub Liga Inggris. 

"Saya pikir suporter rusuh usai timnya kalah cuma di Indonesia, di Inggris juga ada. Saat bertugas, saya pernah mendapati toilet dirusak dan sebuah kantong hitam isinya, maaf, kotoran manusia".

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Demikian Ken Rio Rayhan Afvan Herez mengenang pengalamannya ketika bertugas sebagai steward pertandingan.

Ken Herez bercerita secara eksklusif kepada beberapa media termasuk Warta Kota, Senin (25/3/2024) malam waktu Indonesia bagian Barat.

Obrolan selama dua jam itu berlangsung via Zoom karena pemuda berumur 23 tahun tersebut masih berada di Inggris.

Per 1 April 2024 mendatang, Rio--sapaan akrab Ken Herez--mendapat promosi sebagai staff supervisor di Coventry City FC.

The Sky Blues, julukan Coventry, merupakan klub Liga Inggris yang bertarung di Divisi Championship, kompetisi kasta kedua di sepak bola Inggris setelah Premier League.

Hingga, Sabtu (30/4/2024), The Sky Blues bertengger di peringkat ketujuh dengan nilai 60 dari 38 laga. Peringkat pertama ditempati Ipswich Town dengan 84 poin.

Lalu apa tanggung jawab yang diemban Ken Herez sebagai staff supervisor di Coventry City?

Menurutnya dalam satu laga Coventry di Coventry Building Society Arena, biasanya dihadiri lebih kurang 25.000 penonton.

Untuk menangani penonton dan keberlangsungan pertandingan tersebut, dibutuhkan 500 personel yang dibagi menjadi beberapa tim.

Seperti kita ketahui steward adalah petugas berompi, biasanya kuning, yang berdiri di pinggir lapangan menghadap ke penonton.

Namun peran steward tak cukup di situ melainkan bertugas mengontrol kerumunan penonton dan pengendalian tiket akses stadion, menangani konflik dan pusat komunikasi antara penonton dan pihak terkait, melaksanakan prosedur dalam situasi darurat, serta memastikan stadion dalam kondisi baik untuk acara selanjutnya.

Seorang steward lazimnya tiba di stadion dua jam sebelum laga berlangsung.

Nantinya mereka dibagi ke pos-pos yang sudah ditetapkan. Di sana dilakukan pengecekan ulang terhadap bangku, sampah, dan kekurangan lain hingga setengah jam sebelum pintu dibuka.

Staf bertugas hingga dua jam setelah pertandingan untuk mengecek kembali fasilitas di stadion.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved