Jumat, 15 Mei 2026

Berita Nasional

SBY:Kemenangan Prabowo Atas Kehendak Rakyat 

Saat SBY turun gunung berkampanye, dia mengakui jika dukungan rakyat ke Prabowo Subianto sangat kuat. 

Tayang:
Penulis: Alfian Firmansyah | Editor: Feryanto Hadi
Warta Kota/Alfian Firmansyah
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memberikan lukisan kepada presiden terpilih Prabowo Subianto. 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Alfian Firmansyah 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mempunyai penilaian tersendiri soal kemenangan Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka.

SBY mengatakan, jika kemenangan Prabowo adalah kehendak dari masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan SBY dalam sambutanya di buka bersama bareng Partai Demokrat dan Presiden terpilih Pilpres 2024 yakni Prabowo Subianto di Hotel St Regis, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2024) malam. 

Baca juga: Kawal Sidang Pertama Sengketa Pemilu di MK, Ganjar: Reformasi Tak Boleh Dikangkangi

"Saya ingin menyederhanakan cara berpikir saya, mengapa Pak Prabowo menang dan terpilih menjadi presiden kita? Karena rakyat memang menghendaki beliau memimpin kita semua," tutur SBY. 

Kemudian SBY pun bercerita saat dirinya turun gunung berkampanye, dia mengakui jika dukungan rakyat ke Prabowo Subianto sangat kuat. 

"Selama 3 sampai 4 bulan saya mengunjungi 85 kabupaten dan kota, karenanya, sebagaimana yang saya sampaikan kepada Bapak Prabowo, Insya Allah beliau akan terpilih menjadi presiden mendatang, karena bukan hanya survei," tutur SBY. 

"Tetapi di lapangan, di desa, Kecamatan dan kota, saya mendengarkan langsung, mengetahui langsung bahwa dukungan rakyat sangat kuat, ditambah setelah pemungutan suara, semua penghitungan cepat dari lembaga survei memenangkan beliau. Ini kesimpulan besar, ini sejarah,"sambungnya. 

Selain itu SBY juga meminta, jika Prabowo nantinya jangan melukai rakyat saat nanti menjadi Presiden. 

SBY Curhat ke Prabowo

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY menumpahkan keluh kesah dan keprihatinannya soal ongkos politik di Pemilu 2024 saat ini, kepada calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto. 

Menurut SBY ongkos politik saat ini sudah melampaui batas kewajaran.

Hal itu disampaikan AHY ke Prabowo saat acara buka puasa bersama bareng Partai Demokrat dan Presiden terpilih Pilpres 2024 yakni Prabowo Subianto di Hotel St Regis, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (27/3/2024) malam. 

"Pemilu 2024 ini banyak hal yang mesti kita pelajari baik-baik, di satu sisi ada good news tetapi di sisi lain ada bad news, yang mengganggu pikiran kita adalah Pemilu kita ternyata ongkos politiknya makin besar, melampaui batas kewajaran, demikian juga politik uang juga makin menjadi-jadi," kata SBY. 

Dengan demikian menurut SBY, hal tersebut harus diperbaiki. 

Menurut SBY, rakyat tidak bisa disalahkan atas kondisi ini.

Baca juga: SBY Kebut Lukisan Standing Firm Like Rocks selama 10 Jam: Demi Pak Prabowo Tercinta

Sehingga ke depan, menurut SBY, sistem Pemilu harus dirubah menjadi lebih baik.

"Kami menitip Bapak Prabowo, ini misi sejarah dan saya percaya Bapak akan bisa melakukan perubahan dan perbaikan atas sistem pemilu yang lebih tepat dan lebih baik bagi bangsa Indonesia," kata SBY. 

Adapun dalam acara buka bersama itu hadir Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY bersama sang istri Annisa Pohan.

Kemudian turut hadir juga Politisi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Sementara Prabowo Subianto sempat memuji SBY.

Prabowo pun mengenang kebersamaannya dengan SBY saat sama-sama menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). 

Awalnya Prabowo mengenang momen waktu SBY sempat jalan kaki ke acara kampanye akbar terakhir Prabowo-Gibran di Gelora Bung Karno alias GBK. 

Karena kata Prabowo, dirinya terkejut lantaran sebetulnya tidak mengharapkan SBY untuk datang.

Baca juga: AHY Sebut Prabowo Perintahkan Dirinya Siapkan Kader Terbaik Demokrat untuk di Kabinet

"Pak SBY langsung berkampanye untuk saya, terutama Pak SBY memberi dorongan moril yang sangat besar kepada diri saya, memberi kepercayaan beliau atas perjuangan saya. Beliau sampai berjalan kaki di GBK, padahal hadir pun saya sebetulnya tidak berharap, beliau hadir sebagai presiden RI ke-6, tapi beliau menunjukkan dukungan beliau secara fisik," ujarnya.

Prabowo pun memuji sosok SBY sebagai mantan presiden dan juga prajurit TNI yang tangguh.

"Sudah memberikan contoh sudah berbakti 10 tahun, di tengah kesulitan di tengah krisis, beliau beri contoh seorang jenderal, seorang prajurit, tapi prajurit Indonesia, prajurit sapta marga, prajurit Pancasila, prajurit yang mengerti dan paham bahwa prajurit Indonesia adalah prajurit berasal dari rakyat Indonesia, prajurit yang cinta demokrasi, prajurit yang cinta rakyat," ujar Prabowo. 

Prabowo juga mengenang bersama SBY saat dirinya sebagai prajurit TNI.

Ia mengaku pernah satu angkatan dengan SBY.

Prabowo menyebut yang berbeda yakni SBY selalu jadi yang terbaik.

Sedangkan dirinya taruna yang nakal.

Baca juga: Kaget, Nama Anak Surya Paloh Tiba-tiba Diisukan Jadi Menteri Prabowo-Gibran

"Beliau waktu itu selalu yang terbaik, taruna terbaik, perwira terbaik, saya nakal, agak nakal," kata Prabowo disambut tawa para kader Demokrat yang hadir. 

"Rupanya memang perlu ada contoh yang terbaik dan yang nakal tapi ada satu kesamaan, waktu di taruna, kita menempatkan paviliun yang sama, walaupun tahunnya berbeda," katanya. 

Baca berita WartaKotalive.com lainnya di Google NEWS

 

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved