Jumat, 1 Mei 2026

Berita Jakarta

6 Bulan Pengelihatan Kabur, Suli Sumringah Suaminya Bisa Operasi Katarak Gratis di RSUD Tamansari

Suli mengaku sumringah karena penglihatan suaminya akan kembali normal. Sebab, dirinya kerap mengkhawatirkan keselamatan suaminya sejak 6 bulan lalu

Tayang:
Penulis: Nuri Yatul Hikmah | Editor: Dwi Rizki
Warta Kota
Teddy Nana (67) dan Suli Sutinah (59) saat skrining operasi mata katarak gratis di RSUD Tamansari. 

WARTAKOTALIVE.COM, TAMANSARI - Sudah enam bulan lamanya Teddy Nana (67) merasakan pengelihatan kabur saat tengah bekerja menjadi sopir truk antar kota - provinsi. 

Sepanjang itu pula lah, Suli Sutinah (59) merasa was-was akan keselamatan suaminya setiap berangkat dan pulang kerja.

Meski sebelah matanya masih bisa normal digunakan, namun perubahan pengelihatan yang dirasakan Teddy membuat Suli khawatir yang teramat sangat.

Karena kekhawatiran itulah, Suli dan Teddy memutuskan untuk memeriksakan diri ke RSUD Tamansari, tepat saat program operasi katarak gratis dibuka untuk umum. 

Menurut Suli, ia sengaja memanfaatkan momen tersebut agar mengetahui apakah benar suaminya mengalami katarak atau tidak.

Pasalnya, Teddy belum pernah melakukan pemeriksaan sama sekali. 

"Belum tahu, soalnya enggak pernah periksa katatak enggaknya. Belum pernah periksa, cuma dia pengelihatannya kabur yang sebelah (kanan), yang sebelah (kiri) masih rada-rada (bagus)," kata Suli saat ditemui Warta Kota di RSUD Tamansari, Selasa (5/3/2024).

Suli mengatakan, info terkait operasi katarak gratis itu didapatkannya dari rekomendasi sang anak.

Meski jarak dari rumahnya terlampau jauh, namun rasa kekhawatiran Suli membuatnya teguh memeriksakan suaminya ke acara operasi katarak gratis itu.

"Kemarin kan baru daftar online, jadi anak saya bilang, 'Ini ada pak (operasi katarak gratis), ya sudah coba aja. Mau daftarin tapi jauh pak, 'Ya udah enggak apa-apa'. Berangkat dari Pasar Rebo (Jakarta Timur)," jelas Suli.

Dia menyebut jika sebenarnya ia bisa memanfaatkan BPJS untuk berobat dan memeriksakan mata suaminya.

Namun karena terbukanya kesempatan ini, membuat Suli memanfaatkannya sebaik mungkin.

Pasalnya, ia tak ingin suaminya terkena bahaya kala pergi bekerja, apalagi pada malam hari.

"Kerja masih sopirin truk, cuma kalau malam kena sorot lampu silau. Kan tadinya suka keluar kota, ke Bandung dan lain-lain, sekarang ke dalam kota doang kadang-kadang khawatir," ungkap Suli.

"Jadi was-was. Kalau dirumah mikirin biasa dia pulang malam pukul 21.00 WIB aja was-was. Jadi kami mikir gimana nih (solusinya), alhamdulillah ada acara ini membantu banget apalagi untuk orang yang enggak mampu, pengguna BPJS," pungkas dia.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved