Ramadan
Salah Kaprah Puasa Ramadan yang Sering Dilakukan, ini Penjelasan Ustaz Yulius Purnama
Bulan Ramadan sebentar lagi, perlu diingatkan ada beberapa hal yang sering dilakukan padahal tak sesuai dengan sunnah, apa saja itu?
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menjelang memasuki bulan Ramadan 2024 atau 1445 Hijriah perlu melakukan persiapan, di antaranya mengetahui apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Kadang tanpa disadari kita melakukan sesuatu yang itu melanggar dalam Ramadan.
Mengetahui pentingnya mengetahui salah kaprah di Ramadan seperti dikutip dari tulisan Ustaz Yulian Purnama karena sudah semestinya seorang Muslim memberikan perhatian yang besar kepada ibadah puasa Ramadhan.
Pada realita di masyarakat, banyak kaum Muslimin kurang memberikan perhatian yang besar kepada ibadah puasa mereka.
Mereka enggan menuntut ilmu agama dan tidak mempelajari tata cara ibadah puasa dengan benar, sehingga banyak terjadi kesalah-pahaman seputar ibadah puasa ini.
Salah Kaprah Seputar Puasa Ramadan
1. Jika haid, maka tidak perlu puasa dan tidak perlu meng-qadha
Kami pernah mendapati ada orang yang memahami bahwa jika wanita haidmaka tidak perlu puasa di bulan Ramadhan dan tidak perlu menggantinya.
Jelas inipemahaman yang keliru. 'Aisyahradhiallahu'anhapernah ditanya
:ما بَالُ الَائِضِ تَقْضِي الصّوْ مَ، ولَ تَقْضِي الصّلَ ةَ. فَقالَتْ: أحَرُورِيّةٌ أنْتِ؟ قُلتُ:لَسْتُ بحَرُورِيّةٍ، ولَكِنّي أسْأَلُ. قالَتْ: اكانَ يُصِيعبُنَا ذلَكَ، فَنُؤْمَرُ بقَضَاءِ الصّوْ مِ، ولَنُؤْمَرُ بقَضَاءِ الصّلَ ةِ
“Mengapa wanita haid harus meng-qadha puasa dan tidak perlu meng-qadhashalat?” ‘Aisyah menjawab, “Apakah engkau seorang wanita Haruriyah(Khawarij)?”.
Ia menjawab, “Saya bukan orang Haruriyah, namun saya sekedarbertanya”.
Aisyah berkata, “Dahulu juga kami mengalami haid (di masa Nabishallallahu‘alaihi wasallam), namun kami diperintahkan untuk meng-qadha puasadan tidak diperintahkan untuk meng-qadha shalat”.
Maka jelas bahwa wanita haid wajib meng-qadhapuasanya di luar Ramadhan.Dan tidak ada ikhtilaf di antara ulama dalam masalah ini.
An Nawawirahimahullahmengatakan: “Ulama kaum Muslimin sepakat bahwa wanita haid dan nifas tidakwajib untuk shalat dan puasa ketika masa haidnya.
Dan mereka sepakat bahwa wanitahaid tidak wajib meng-qadha shalat dan mereka juga sepakat bahwa wanita haidwajib meng-qadha puasanya”.
Baca juga: Kumpulan Doa Menyambut Ramadan 2024 hingga Melihat Hilal
| Berkah Preman Pensiun, Dadan Rustian Kini Bisa Bagi-bagi THR di Kampung Halaman |
|
|---|
| Kolaborasi Mondelez Indonesia dan Lembaga Wakaf MUI Tebar Kebaikan di Bulan Ramadan |
|
|---|
| Ibas Ajak Kader Demokrat Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian di Momentum Ramadan |
|
|---|
| Gelar Bazar Sembako Murah Jelang Lebaran, Sandiaga Uno: Yuk Berbagi Berkah |
|
|---|
| Blueray Cargo Rayakan 24 Tahun Lewat Buka Puasa dan Santunan Anak Yatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Ustaz-Yulius-Purnama-soal-salah-kaprah-puasa-Ramadan.jpg)