Kamis, 30 April 2026

Bantu Budidaya Kerang Hijau, Nelayan di Pesisir Jakarta Dapat Dua Unit Keramba Apung

Sebanyak dua unit keramba apung diberikan kepada nelayan di pesisir laut Jakarta untuk budidaya kerang hijau oleh PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL).

Tayang:
Editor: Junianto Hamonangan
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Nelayan di pesisir laut Jakarta mendapatkan bantuan keramba apung oleh PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) sebanyak dua unit sebagai bagian dari budidaya kerang hijau. (Ilustrasi) 

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Sebanyak dua unit keramba apung diberikan kepada nelayan di pesisir laut Jakarta untuk budidaya kerang hijau

Bantuan itu diberikan PT Pelindo Solusi Logistik (SPSL) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk Teman Nelayan. 

Senior Vice President Sekretariat Perusahaan SPSL, Kiki M. Hikmat menyampaikan pihaknya sebagai anak perusahaan BUMN berkomitmen untuk tidak hanya berfokus pada kegiatan operasional dan bisnis. 

"Program TJSL Teman Nelayan ini merupakan kegiatan pemberdayaan ekonomi mandiri dan salah satu bentuk kepedulian terhadap alam dan masyarakat khususnya para nelayan," ucapnya, lewat keterangan, Jumat (23/2/2024). 

Selain itu juga berupaya untuk melaksanakan program TJSL yang menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat dan bertujuan untuk mendukung implementasi ESG (Environmental, Social, and Governance).

Baca juga: Cerita Candil Kehilangan Banyak Job Manggung Selama Pandemi hingga Terpuruk Tidak Ada Penghasilan

Bantuan ini diharapkan memberi manfaat kepada para nelayan sehingga kemudian menciptakan nilai ekonomis yang lebih baik, meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah pelaksanaan program, serta dapat mengurangi kerusakan ekosistem laut.

“Sehingga perusahaan dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memberikan manfaat yang berkelanjutan. Kami sangat berharap nelayan di Indonesia khususnya di perairan Pulau Seribu dapat hidup sejahtera,” ujar Kiki.

Melalui program ini, SPSL turut memberikan dampak positif terhadap keanekaragaman hayati karena kerang hijau merupakan substrat atau landasan keras untuk meletakkan telur berbagai biota laut dan menjadi struktur berlindung dan sumber makanan berbagai jenis.

“Melalui program TJSL ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam membantu pemerintah, sebagaimana arahan Menteri BUMN bahwa program TJSL BUMN agar fokus kepada 3 (tiga) bidang prioritas yakni bidang Pendidikan, Lingkungan serta Pengembangan Usaha Mikro Kecil (UMK)," pungkas Kiki.

Baca juga: Jadi Salah Satu dari 40 Kota Prioritas, Ini Kebijakan Anies untuk Kota Parepare & Nelayan Indonesia

Salah satu pengurus kelompok nelayan Rumah Nelayan Indonesia, Umar Pamungkas, mengakui program TJSL SPSL ini memberikan manfaat baginya.

Pasalnya melalui bantuan yang diberikan, SPSL dapat meningkatkan jumlah kerang hijau yang dapat dibudidaya dan dipanen.

“Bantuan dari SPSL ini sangat bermanfaat bagi kami terutama secara ekonomi sehingga melalui bantuan ini akan dapat mengembangkan usaha dan meningkatkan pendapatan kami," ucapnya.

"Dari hasil panen kerang hijau juga dihasilkan berbagai bentuk produk olahan yaitu kerang hijau kemasan yang sudah dikupas cangkangnya dan sambal kerang,” kata Umar.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News.

Sumber: WartaKota
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved