Kelangkaan Beras
Beras Premium Makin Langka, Stok di Minimarket Bekasi Menipis
Wasekjend Himpunan Pedagang Warteg Indonesia Tafsir Qosim mengatakan harga per karung beras 50 kilogram (Kg) kini menginjak harga Rp 750 ribu.
Penulis: Yolanda Putri Dewanti | Editor: Feryanto Hadi
"Rp 750 ribu per karung, karung isi 50 kg itu kalau diasumsikan per liternya jadi Rp 12 ribu. Tetapi misalnya normal per liter hanya Rp 8 ribu yang buat warteg itu. Biasanya beras buat warteg itu antar Rp 400 ribu itu sudah bagus," ucap Tafsir.
Dia mengungkapkan para pedagang warteg sudah mulai menjerit dengan kenaikan harga beras di masa Pemilu ini.
"Makanya pemilik warteg itu sudah bilang frustasi ya frustasi. Kami berharapnya satu putaran saja lah sudah, soalnya kalau dua putaran otomatis semakin semrawut kondisi politik, beras juga semakin susah," ungkap dia.
Tafsir menyebut, daya beli konsumen pun berkurang akibat mahalnya harga beras.
"Kalau kondisi normal ya satu karung habis lah, kalau kondisi seperti ini daya beli berkurang dan masyarakat juga lagi perhitungan semua," jelas dia.
Baca juga: Dinas KPKP DKI Jakarta Pastikan Stok Beras di Ibu Kota Aman Hingga Idul Fitri 2024
Dia berharap siapa pun Presiden RI yang terpilih bisa segera kembali memulihkan ekonomi.
"Siapapun yang menjadi (Presiden RI) agar secepatnya melakukan pemulihan ekonomi, terutama beras dan sembako yang menjadi bahan pokok untuk warteg dan rakyat Indonesia," jelas dia.
Dia menjelaskan, kenaikan harga beras terjadi sejak satu bulan lalu atau di saat pemerintah membagikan bantuan sosial (bansos).
"Ya sekitar sebulanan ini ya (harga naik ), kalau saya ini ya semenjak ada bansos-bansos," ucap dia.(m27)
| Pramono Pastikan Stok Beras di Jakarta Aman Setelah Penarikan Beras Oplosan Food Station |
|
|---|
| Omzet Pedagang Pasar Induk Cipinang Anjlok, DPRD Minta Masyarakat Tak Lagi Khawatir Beras Oplosan |
|
|---|
| Beras Oplosan Bikin Pembeli Takut, Penjualan Beras Kemasan Karung Menurun |
|
|---|
| Beras Premium Langka, Harga Beras Kualitas Rendah Melambung hingga Rp 13.000 per Kg |
|
|---|
| Harga Beras Terus Meroket, Meli Kurangi Pembelian hingga Kurangi Porsi Jualan Buburnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wartakota/foto/bank/originals/Kelangkaan-beras-premium-mulai-terjadi-di-sejumlah-minimarket.jpg)