Selasa, 28 April 2026

Pilpres 2024

Sangsi Ahok Kuda Putih Jokowi, Ganjar Pranowo: Dia Teman Saya

Capres Ganjar Pranowo sangsi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi kuda putih Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024.

Editor: Desy Selviany
wartakotalive.com, Nurmahadi
Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengungkap awal mula dirinya diberi julukan ketua penguin, oleh para pendukunganya.Hal itu diungkapkan Ganjar di Senayan Park, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (4/1/2024). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fersianus Waku

WARTAKOTALIVE.COM - Capres Ganjar Pranowo sangsi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi kuda putih Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2024.

Sebelumnya sebutan kuda putih itu ramai di media sosial, yakni Ahok dianggap ditempatkan Jokowi guna mencegah paslon Ganjar-Mahfud bergabung dengan Anies-Muhaimin.

Ditanya isu tersebut, Ganjar Pranowo mengaku percaya dengan Ahok. Pasalnya kata Ganjar Pranowo, dia sangat mengenal Ahok jauh sebelum Pilpres 2024.

Ganjar Pranowo pun mengaku paham betul nilai-nilai yang dipegang oleh Ahok. Bahkan bagi Ganjar Pranowo, Ahok adalah temannya sehingga sangat dikenalnya betul.

"Tapi Ahok teman saya. Dia sudah lama bersama saya dan tentu saja dia punya nilai-nilai. Nilai-nilai itu dia tunjukkan waktu jadi anggota DPR, waktu jadi wakil gubernur, kemudian menjadi gubernur sebentar, lalu kemudian dia tidak bisa menjadi gubernur," ujar Ganjar dikutip dari Tribunnews.com Selasa (6/2/2024).

Ganjar lalu mengungkit ketika Ahok dijebloskan ke penjara karena kasus penistaan agama pada Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

Setelah keluar dari penjara, kata dia, Ahok pun ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT. Pertamina (Persero) dengan gaji yang cukup besar, namun dia keluar karena nilai.

Baca juga: TKN Prabowo-Gibran Minta Bawaslu Tindaklanjuti Dugaan Kecurangan Pemilu di Malaysia

"Ingat semua kasusnya? Orang jualan ayat, dan kemudian dia masuk penjara, dan dia ikhlas itu, lalu dia menjadi seorang profesional dengan bayaran yang cukup, dan dia memilih keluar untuk membantu saya karena sebuah nilai," tutur Ganjar.

Maka harapan Ganjar Pranowo, setiap nilai yang diambil bisa dipertanggung jawabkan.

"Sehingga harapan kita, kalau orang nanti mau bergabung atau tidak bergabung, kami punya nilai dan nilai itu secara universal bisa dipertanggung jawabkan. Take it or leave it," imbuh Ganjar menambahkan.

Diketahui saat Pilkada DKI Jakarta tahun 2017 lalu, Ahok sempat bersitegang dengan rivalnya Anies Baswedan.

Bahkan Pilkada DKI Jakarta hingga membawa Ahok ke dalam jeruji besi.

Sementara itu isu Pilpres 2024 berlangsung dua putaran pun menjadi bayang-bayang Capres 01 Anies Baswedan dan Capres 03 Ganjar Pranowo.

Adapun dari hasil survei, perolehan Capres 01 dan Capres 03 hanya setengah dari Capres 02 Prabowo Subianto.

Maka dari itu diduga Capres 01 dan Capres 03 akan bergabung di putaran kedua Pilpres 2024.

(Wartakotalive.com/DES/Tribunnews.com)

 

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved