Berita Jakarta
Duka Usaha Warung Kerek di Tepi Kali Mampang, Duitnya Terbang hingga Tidak Ada yang Bayar
Warung kerek di Tepi Kali Mampang, Jakarta Selatan, tak selamanya berjalan mulus. Ada banyak duka yang harus diderita Neneng saat menjalankan usahanya
Penulis: Nurmahadi | Editor: Junianto Hamonangan
Warung yang terbilang nyentrik itu, terletak di Jalan Poncol No 49, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Dengan media ember yang dikaitkan ke tali tambang, Neneng tetap bisa melakukan transaksi, tanpa harus bersusah payah menyebrangi sungai, hingga menaiki tembok.
Warung makan berkelir hijau dengan luas 4×3 meter itu, sudah berdiri sejak tahun 2014 lalu.
Baca juga: Warung Kerek di Tepi Kali Mampang, Beradaptasi dengan Segala Hambatan Sejak Tahun 2014
Tak ayal, banyak pelanggan setia yang rela menunggu di tepi sungai.
Para pelanggan yang didominasi pekerja kantoran itu, hanya perlu berteriak ketika memesan makanannya.
"Mpok pesen ayam goreng satu porsi ya," teriak pelanggan dari tepi sungai.
"Siap neng, tunggu sebentar ya," timpal Neneng sambil menyiapkan pesanan pelanggan.
Tangan terampil Neneng, sigap menyiapkan pesanan ayam goreng pesanan pelanggan.
Tak butuh waktu lama, satu porsi ayam goreng, lengkap dengan nasi dan lalapan itu pun siap diantar ke seberang sungai.
Ayam goreng yang sudah dibungkus plastik itu lantas dimasukkan ke dalam ember biru, dan siap "dikerek".
"Sudah sampai neng, taruh uangnya di dalam ember ya," teriak Neneng.
"Oke mpok, ini uangnya pas ya, terimakasih mpok" jawab pelanggan.
Kepada wartakotalive.com, Selasa (23/1/2024), Neneng menceritakan asal muasal warung kerek itu berdiri.
Warung yang dikenal luas masyarakat dengan nama "warung kerek" itu, berdiri sejak tahun 2014 lalu.
Ia mendirikan warung itu, setelah bedeng yang biasa dijadikan tempat berjualan, diambil alih pihak hotel dan gedung perkantoran.
Pengamen di Duren Sawit Jaktim Gagalkan Preman Curi Besi Scaffolding |
![]() |
---|
Alasan Dishub Jakarta Batal Pangkas Trotoar Jalan TB Simatupang Jaksel |
![]() |
---|
Pramono Klaim jadi yang Pertama di Tingkat Pemprov, DKI Jakarta Laporkan APBD ke Publik |
![]() |
---|
Terungkap Sosok Pelaku yang Sediakan Tim Pengintai Penculikan Kepala Cabang Bank BUMN |
![]() |
---|
Kasus Campak Jakarta Barat Meningkat, Kelurahan Kapuk Jadi yang Tertinggi |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.